Palangka Raya, Nusaborneo.com – Kebakaran yang melanda kompleks Gereja Maranatha beberapa waktu lalu tidak hanya menghanguskan gedung gereja, tetapi juga sebagian bangunan SD dan SMP Kristen di Palangka Raya. Insiden ini memicu keprihatinan berbagai kalangan, termasuk anggota DPRD Kota Palangka Raya.
Sigit Widodo, anggota DPRD Kota Palangka Raya, mengungkapkan rasa prihatin atas kejadian tersebut. “Empat ruangan, termasuk laboratorium, hangus terbakar. Ini berdampak langsung pada kegiatan belajar-mengajar,” ujarnya pada Senin (30/09/2024).
Widodo mendesak Pemerintah Kota Palangka Raya untuk segera bertindak. “Pemulihan harus dilakukan secepatnya agar proses pendidikan bisa kembali normal,” tegasnya. Ia menekankan pentingnya perbaikan fasilitas yang rusak, terutama laboratorium yang dianggap vital.
Optimisme disuarakan Widodo terkait komitmen Pj Wali Kota dan Kepala Dinas Pendidikan. “Saya yakin mereka akan segera menemukan solusi jangka pendek agar kegiatan belajar tidak terhenti terlalu lama,” katanya.
Widodo juga menyoroti pentingnya kesetaraan antara sekolah negeri dan swasta. “Pemerintah kota tidak membedakan status sekolah. Keduanya berperan penting dalam mencerdaskan generasi muda dan harus mendapat perhatian yang sama,” pungkasnya. (Mdh)













