Kuala Kapuas, Nusaborneo.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kapuas mengimbau agar pelaksanaan pembangunan Jembatan Sei Asam–Balai Pertanian di Kecamatan Kapuas Hilir segera dilanjutkan. Himbauan tersebut ditindaklanjuti oleh pihak pelaksana proyek dan konsultan pengawas di lapangan.
Proyek pembangunan jembatan tersebut dilaksanakan oleh CV Rezeki Wilda dengan pengawasan dari PT Peleteka Plan Tata. Menyikapi surat himbauan resmi dari Kepala Dinas PUPR Kapuas, H. Hargatin, ST, MT, pihak pelaksana langsung melakukan percepatan pekerjaan di lapangan.
“Sesuai arahan, kami menambah waktu kerja, menambah tenaga, dan menyiapkan material untuk penyelesaian pekerjaan,” ujar Andrik Eddyarto, manajer pelaksana proyek, Rabu (5/11/2025).
Hal senada disampaikan oleh Irwan Kurniawan, konsultan sekaligus pengawas proyek. Ia menegaskan bahwa pihaknya menyambut baik langkah tegas Dinas PUPR dalam memastikan proyek berjalan sesuai jadwal.
“Kami berterima kasih atas perhatian dan keseriusan Kadis PUPR. Himbauan tersebut menjadi pengingat penting bagi kami agar tetap fokus terhadap target waktu, apalagi masa kerja tersisa kurang dari 50 hari dan kondisi cuaca sering berubah,” kata Irwan di lokasi proyek.
Irwan menjelaskan, progres pembangunan jembatan saat ini telah mencapai 65 persen. Pekerjaan pemancangan tiang telah selesai, sementara perataan dan pemasangan bekisting untuk pengecoran tengah dilakukan.
“Kami juga menambah jam kerja hingga malam hari, dari pukul 19.00 hingga 01.00 WIB. Dalam dua hingga tiga hari ke depan, kami akan melakukan pengecoran dengan menggunakan 8–10 unit readymix berkapasitas 8–10 ton,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa rangka baja jembatan dijadwalkan berangkat dari Bekasi pada 10 November 2025 dan diperkirakan tiba di Kapuas sekitar enam hari kemudian.
Sementara itu, Andrik menambahkan bahwa pihaknya juga telah memberikan upah lembur kepada para pekerja sebagai bentuk apresiasi terhadap tambahan jam kerja malam.
“Lembur akan dihentikan sementara saat tahap pengeringan beton berlangsung dan rangka baja tiba di lokasi. Setelah itu, perakitan akan dimulai dari arah Balai Pertanian menuju jalur Sei Asam,” terangnya.
Pihak pelaksana menargetkan pembangunan jembatan tersebut rampung pada minggu pertama bulan Desember 2025, sesuai dengan komitmen dan arahan Dinas PUPR Kabupaten Kapuas.
“Kami optimistis proyek ini selesai tepat waktu,” tutup Andrik. (red/hp)













