Palangka Raya, Nusaborneo.com – Sebanyak 110 anak dari keluarga kurang mampu di Kota Palangka Raya mengikuti kegiatan sunatan massal gratis yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palangka Raya. Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama dan berlangsung di Aula Kantor Kemenag setempat, Jalan AIS Nasution No. 6, Selasa (23/12/2025).
Pelaksanaan sunatan massal ini merupakan hasil kolaborasi Kemenag Kota Palangka Raya dengan Kesdam XXII/Tambun Bungai, Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Provinsi Kalimantan Tengah, serta Baznas Kota Palangka Raya. Kegiatan sosial tersebut juga mendapat dukungan dari sejumlah mitra, di antaranya Pegadaian Syariah CPS Kebun Bunga Banjarmasin, PT Bank Kalteng, Bank Syariah Indonesia (BSI), dan BRI Cabang Palangka Raya.
Kepala Kantor Kemenag Kota Palangka Raya, H. Muhidin Arifin, menyampaikan bahwa kegiatan sunatan massal gratis ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian Kementerian Agama terhadap masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan.
Ia menegaskan, peringatan Hari Amal Bakti tidak semata-mata bersifat seremonial, melainkan harus diisi dengan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan kehadiran Kemenag benar-benar dirasakan oleh masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan perhatian lebih,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Kesdam XXII/Tambun Bungai, dr. Moh. Birza Rizaldi, memastikan bahwa seluruh proses khitan dilaksanakan oleh tenaga medis profesional dengan peralatan yang memenuhi standar kesehatan.
Menurutnya, khitan memiliki nilai ibadah sekaligus manfaat penting bagi kesehatan dan tumbuh kembang anak, sehingga pelaksanaannya harus dilakukan secara aman dan nyaman.
Kegiatan tersebut turut mendapat perhatian dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah, HM Yusi Abdhian, yang hadir langsung meninjau jalannya sunatan massal. Ia mengapresiasi inisiatif Kemenag Kota Palangka Raya yang dinilai sejalan dengan Program Prioritas Kementerian Agama Berdampak.
“Ini merupakan contoh konkret Kemenag Berdampak, di mana program yang dijalankan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya kelompok rentan,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat diadopsi oleh satuan kerja Kementerian Agama lainnya di Kalimantan Tengah, sehingga semakin banyak program kolaboratif yang memberikan manfaat nyata bagi umat.
Selain mendapatkan layanan khitan gratis, para peserta yang berasal dari lima kecamatan di Kota Palangka Raya juga menerima paket perlengkapan berupa sarung, peci, dan tas sekolah.
Ke depan, Kemenag Kota Palangka Raya berkomitmen menjadikan kegiatan sunatan massal gratis ini sebagai agenda berkelanjutan pada tahun-tahun berikutnya. (Shah/rls/foto:ist)













