Kuala Kapuas, Nusaborneo.com — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas kembali menyelenggarakan Pertemuan Rutin Ilmiah Bidang Keperawatan, Senin (1/9/2025), bertempat di Aula Manajemen RSUD. Kegiatan ini merupakan agenda bulanan yang difokuskan pada pengembangan wawasan dan keterampilan tenaga keperawatan dan kebidanan.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Seksi SDM dan Logistik, Elvina, S.Kep, Ns, MM, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya forum ilmiah sebagai sarana peningkatan kompetensi serta upaya kolektif untuk meningkatkan mutu layanan rumah sakit.
“Forum ini bukan hanya tempat belajar, tapi juga wadah untuk mempererat kolaborasi dan membangun semangat profesionalisme di antara tenaga kesehatan,” ujar Elvina.
Fokus Materi: Asuhan Kebidanan dan Keamanan Obat
Pada sesi utama, Tim PONEK menghadirkan materi bertajuk “Asuhan Kebidanan pada Ibu Bersalin Usia Kehamilan 39 Minggu dengan Presentasi Bokong dan Riwayat SC di Ruang PONEK”. Materi disampaikan oleh Bidan Endriani, SST dan Bidan Irma, dengan Juriah sebagai moderator. Diskusi berlangsung dinamis dengan antusiasme tinggi dari peserta yang aktif mengajukan pertanyaan.
Sebagai pelengkap, Aquarina, S.Farm, Apt, dari Instalasi Farmasi RSUD Kapuas turut memberikan materi tentang obat LASA (Look Alike Sound Alike). Ia menyoroti risiko kesalahan pemberian obat akibat kemasan yang mirip namun memiliki kandungan dan indikasi berbeda, serta menekankan pentingnya ketelitian dan kehati-hatian dalam praktik pelayanan farmasi klinis.
Komitmen Terus Tingkatkan Mutu
Mengakhiri kegiatan, Kepala Bidang Keperawatan RSUD Kapuas, Karolina Kamala, S.AP, MA, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemateri dan peserta yang telah berkontribusi dalam kesuksesan pertemuan ilmiah ini.
“Kami berharap pertemuan mendatang dapat mengangkat tema yang lebih variatif dan langsung aplikatif di lapangan. Ini sejalan dengan komitmen kami untuk terus mendorong mutu pelayanan dan keselamatan pasien,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, RSUD Kapuas kembali menegaskan dedikasinya dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan, terutama tenaga keperawatan dan kebidanan, demi tercapainya pelayanan rumah sakit yang aman, profesional, dan berorientasi pada keselamatan pasien.(hp)













