Muara Teweh, Nusaborneo.com – Upaya penguatan kesadaran lingkungan kembali menggema di Kecamatan Teweh Timur. PT Pamapersada Nusantara Distrik BEKB bersama PT Bharinto Ekatama bersinergi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Barito Utara untuk melaksanakan Sosialisasi Program Kampung Iklim (ProKlim) di Desa Benangin, Selasa 11 November 2025.
Kehadiran unsur pemerintah kecamatan, kepolisian, TNI, serta jajaran manajemen perusahaan memberi warna kolaboratif dalam kegiatan yang dikemas untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai adaptasi dan mitigasi perubahan iklim tersebut.
Dalam sambutannya, Kepala DLH Barito Utara melalui Kabid Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup, Siti Khadijah, menyampaikan apresiasinya. Menurutnya, keterlibatan dunia usaha dalam program lingkungan bukan hanya bentuk dukungan, tetapi menjadi bukti nyata bahwa isu iklim kini menjadi tanggung jawab bersama.
“Sinergi seperti ini layak menjadi contoh, bagaimana pemerintah, perusahaan, dan warga dapat berjalan dalam satu tujuan mengantisipasi dampak perubahan iklim,” ujarnya.
Nada serupa juga disampaikan Plt Camat Teweh Timur Mundawan Tison. Ia menyebut sosialisasi ini penting sebagai pintu masuk edukasi lingkungan bagi warga agar lebih memahami fenomena perubahan iklim yang kini terasa nyata di tingkat lokal.
“Kami menyambut baik kegiatan ini. Harapannya, masyarakat mampu menyesuaikan diri dengan perubahan iklim melalui langkah-langkah sederhana namun berkelanjutan,” ucapnya.
Dari sisi perusahaan, Bayu Handoko mewakili PT Pamapersada Nusantara Distrik BEKB menerangkan bahwa kegiatan ProKlim telah menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Perusahaan, kata Bayu, tidak hanya fokus pada operasional industri, namun berupaya memberi dampak positif bagi wilayah sekitar.
“Melalui ProKlim, kami ingin mendorong masyarakat terlibat langsung dalam aksi lingkungan, seperti penanaman pohon, pengelolaan sampah, dan pengurangan emisi skala rumah tangga,” ungkapnya dalam keterangan terpisah, Sabtu (29/11/2025).
Bayu menambahkan, peningkatan wawasan menjadi poin penting dalam sosialisasi kali ini, terutama mengenai konsep dasar ProKlim serta strategi adaptasi dan mitigasi yang dapat diterapkan di tingkat desa.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap lebih banyak desa di Teweh Timur dapat berpartisipasi dalam Program Kampung Iklim dan bahkan meraih penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Langkah kolaboratif perusahaan dan pemerintah diyakini menjadi energi positif untuk menuju desa berketahanan iklim. (red)













