Pemkab Barut

Dinas PUPR Barito Utara Siapkan Penanganan Darurat Jalan Rusak di Simpang Tripemuji

×

Dinas PUPR Barito Utara Siapkan Penanganan Darurat Jalan Rusak di Simpang Tripemuji

Sebarkan artikel ini
Kondisi ruas jalan rusak di sekitar Simpang Tripemuji, Desa Bintang Ninggi, Kecamatan Teweh Selatan, yang akan segera ditangani Dinas PUPR Barito Utara. (ist)

Muara Teweh, Nusaborneo.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Utara melalui Bidang Bina Marga akan segera melakukan penanganan darurat terhadap ruas jalan rusak di kawasan Simpang Tripemuji, Desa Bintang Ninggi dan sekitarnya, Kecamatan Teweh Selatan.

Langkah tersebut diambil sebagai respons atas kondisi jalan yang dinilai sudah membahayakan keselamatan pengguna, terutama di tengah tingginya aktivitas masyarakat yang melintas di jalur tersebut.

Anggota DPRD Barito Utara sekaligus Sekretaris Komisi II, Ardianto, menyampaikan bahwa perbaikan bersifat sementara akan tetap dilaksanakan meskipun cuaca belum sepenuhnya mendukung. Hal ini dilakukan karena tingkat kerusakan jalan sudah cukup parah dan tidak memungkinkan untuk ditunda lebih lama.

“Material split untuk penanganan jalan dijadwalkan tersedia di lokasi klaser dalam waktu dekat. Karena kebutuhan mendesak, perbaikan sementara tetap dilakukan agar akses masyarakat tidak terganggu,” kata Ardianto, Minggu (4/1/2025).

Ia menjelaskan, secara teknis penimbunan material idealnya dilakukan pada kondisi cuaca panas agar hasilnya maksimal. Namun, mempertimbangkan kondisi lapangan dan keselamatan pengguna jalan, Dinas PUPR memilih menyesuaikan dengan situasi yang ada.

Lebih lanjut, Ardianto menuturkan bahwa apabila penanganan permanen dilakukan dengan metode pengecoran beton, maka pelaksanaannya akan menunggu selesainya pekerjaan pemeliharaan di beberapa titik ruas jalan Sosial menuju Trinsing.

Di akhir keterangannya, Ardianto mengimbau masyarakat agar bersabar dan meningkatkan kewaspadaan saat melintas di kawasan Simpang Tripemuji selama proses perbaikan berlangsung. Ia berharap, penanganan sementara ini mampu mengurangi potensi kecelakaan sembari menunggu perbaikan jangka panjang dari pemerintah daerah. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *