Pemkab Barut

Kobaran Api Landa Permukiman Padat di Muara Teweh, Enam Rumah Terdampak

×

Kobaran Api Landa Permukiman Padat di Muara Teweh, Enam Rumah Terdampak

Sebarkan artikel ini
Kebakaran landa kawasan padat penduduk di Gang Keluarga, Jalan Meranti, Kota Muara Teweh, Kab. Barito Utara, Minggu (1/2/2026) siang. (ist) 

Muara Teweh, Nusaborneo.com – Kebakaran hebat menghanguskan sejumlah rumah warga di kawasan permukiman padat Gang Keluarga, RT 10 RW 03, Jalan Meranti atau kawasan Pasar Dermaga, Muara Teweh, Minggu (1/2/2026) siang.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 10.50 WIB tersebut mengakibatkan empat rumah warga rusak berat hingga hangus terbakar. Selain itu, dua rumah lainnya turut terdampak, dengan satu mengalami kerusakan ringan dan satu rusak sebagian, sehingga total terdapat enam rumah terdampak dalam peristiwa ini.

Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Barito Utara yang menerima laporan langsung bergerak cepat ke lokasi. Proses pemadaman berlangsung cukup lama lantaran material bangunan yang mayoritas terbuat dari kayu serta kondisi permukiman yang rapat. Api baru berhasil dipadamkan sekitar 90 menit kemudian.

Kepala Bidang Pemadaman, Penyelamatan dan Sarana Prasarana Damkarmat Barito Utara, Tri Indra Hartono, S.Hut., M.P., mengatakan pihaknya menurunkan tujuh unit armada pemadam kebakaran. Upaya pemadaman juga didukung empat unit dari BPBD, personel TNI-Polri, PLN, serta partisipasi aktif masyarakat sekitar.

“Penyebab kebakaran, jumlah pasti warga terdampak, serta estimasi kerugian material masih dalam pendalaman tim di lapangan,” ujar Indra.

Ia menyebutkan sejumlah nama pemilik rumah di lokasi kejadian, yakni Pansah, Norwansah, Junaidi, Asmara, Suriyadi, dan Muni. Namun, kepastian status kepemilikan masing-masing bangunan masih ditelusuri.

Sementara itu, Ketua RT 10 Tato Susanto menduga kebakaran dipicu korsleting listrik dari salah satu rumah warga. Menurutnya, sebagian besar penghuni berada di rumah saat kejadian.

“Warga tidak pergi ke mana-mana, tiba-tiba api muncul dari bagian belakang salah satu rumah,” katanya. (red/at)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *