Palangka Raya, Nusaborneo.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) resmi meluncurkan program bantuan seragam sekolah gratis bagi puluhan ribu pelajar tingkat SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKH) di seluruh wilayah Kalimantan Tengah. Program ini menyasar lebih dari 60 ribu siswa yang tersebar mulai dari wilayah perkotaan hingga daerah pedalaman.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfosantik) Provinsi Kalteng, Rangga Lesmana, menjelaskan bahwa program tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan pendidikan siswa, khususnya bagi mereka yang benar-benar membutuhkan.
“Total penerima mencapai lebih dari 60 ribu siswa SMA, SMK, dan SKH se-Kalimantan Tengah, baik yang berada di wilayah pedalaman maupun perkotaan. Program ini diprioritaskan bagi siswa yang benar-benar membutuhkan,” ujar Rangga.
Ia merinci, bantuan yang diberikan meliputi berbagai jenis seragam sekolah dengan jumlah yang cukup besar. Untuk seragam olahraga disiapkan sebanyak 34.735 stel, sementara seragam batik khas daerah Huma Betang juga disediakan sebanyak 34.735 stel.
Selain itu, pemerintah juga menyalurkan 25.123 stel seragam putih abu-abu serta 25.123 stel seragam pramuka lengkap. Bantuan tersebut turut dilengkapi dengan 26.030 pasang sepatu sekolah.
Tak hanya itu, perlengkapan pendukung lainnya juga diberikan kepada para siswa, yakni 25.123 topi sekolah, 25.123 dasi sekolah, serta 25.123 ikat pinggang.
Sebelumnya, Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, didampingi Wakil Gubernur Edy Pratowo secara resmi meluncurkan program tersebut di Aula Jayang Tingang, Palangka Raya, Kamis (5/3/2026).
Peluncuran program ini turut dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Fauzan serta Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas RI Pungkas Bahjuri Ali.
Pemerintah Provinsi Kalteng berharap program bantuan seragam sekolah ini dapat meringankan beban orang tua siswa sekaligus meningkatkan semangat belajar para pelajar di seluruh wilayah Kalimantan Tengah. Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung pemerataan akses pendidikan bagi generasi muda di Bumi Tambun Bungai. (red/am)













