Muara Teweh, Nusaborneo.com – Kegiatan penyaluran zakat harta kembali dilakukan oleh H. Tajaeri bersama keluarga besarnya kepada masyarakat yang berhak menerima di Muara Teweh, Minggu (8/3/2026). Penyaluran zakat tersebut dilaksanakan di halaman rumah keluarga H. Tajaeri di Jalan A. Yani dengan suasana tertib dan penuh kebersamaan.
Kegiatan diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustaz Kasmu. Doa dipanjatkan agar kegiatan berbagi tersebut membawa keberkahan serta seluruh harapan yang disampaikan kepada Allah SWT dapat dikabulkan.
Dalam kesempatan tersebut, H. Tajaeri menyampaikan rasa syukur karena dirinya bersama keluarga masih diberikan kesehatan sehingga dapat kembali berbagi rezeki kepada masyarakat seperti yang rutin dilakukan setiap tahun.
Ia menjelaskan bahwa penyaluran zakat dilakukan dengan cara membagikan kupon kepada masyarakat sebelumnya. Cara ini dilakukan agar penyaluran dapat berjalan lebih tertib sekaligus menjadi momen untuk menjalin silaturahmi dengan warga.
“Alhamdulillah, zakat ini kami salurkan langsung kepada masyarakat dengan membagikan kupon terlebih dahulu. Selain untuk berbagi, ini juga menjadi kesempatan kami untuk bersilaturahmi dengan warga,” ujar H. Tajaeri yang hadir bersama sang istri, Hj. Sofia, serta anggota keluarga lainnya.
Pada tahap pertama penyaluran zakat, sebanyak 500 kupon telah dibagikan kepada warga penerima. Panitia menargetkan proses pembagian tersebut dapat diselesaikan hingga sekitar pukul 11.00 WIB.
Selanjutnya, penyaluran akan dilanjutkan pada tahap kedua bagi masyarakat yang belum menerima kupon. Warga yang belum mendapatkan bantuan dijadwalkan kembali hadir pada Selasa, 17 Maret 2026.
Sementara itu, Hj. Sofia menjelaskan bahwa zakat yang disalurkan mengikuti ketentuan syariat Islam, termasuk mengenai siapa saja yang berhak menerima zakat.
Menurutnya, penerima zakat merupakan umat Muslim yang memenuhi syarat sebagaimana telah diatur dalam ajaran Islam, sehingga penyalurannya harus dilakukan sesuai ketentuan tersebut.
“Zakat ini memiliki aturan, salah satunya mengenai siapa saja yang berhak menerimanya. Jadi bukan karena pilih kasih, tetapi memang mengikuti ketentuan dalam syariat,” jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban selama proses pembagian berlangsung sehingga kegiatan dapat berjalan aman dan lancar.
Di akhir kegiatan, keluarga H. Tajaeri berharap zakat yang diberikan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat, terutama di bulan suci Ramadan.
Selain itu, mereka juga menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa serta permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh warga yang hadir.
“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat. Kami juga memohon maaf lahir dan batin dan berharap kita semua diberikan kesehatan serta dapat bertemu kembali di Ramadan dan Idulfitri tahun depan,” tutupnya. (red/at)













