Nasional

Hunian Layak untuk Warga Pinggir Rel Pasar Senen Dikebut, Pemerintah Siapkan Fasilitas Lengkap

×

Hunian Layak untuk Warga Pinggir Rel Pasar Senen Dikebut, Pemerintah Siapkan Fasilitas Lengkap

Sebarkan artikel ini
ISTIMEWA

Jakarta, Nusaborneo.com – Pemerintah terus mempercepat pembangunan hunian layak dan nyaman bagi warga yang selama ini tinggal di kawasan pinggir rel kereta api, khususnya di sekitar Pasar Senen, Jakarta Pusat. Program tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar masyarakat memperoleh tempat tinggal yang aman, sehat, dan manusiawi.

Selama puluhan tahun, sebagian warga di kawasan tersebut diketahui masih menempati permukiman sempit di tepi rel tanpa atap memadai, serta minim akses air bersih dan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK). Kondisi itu menjadi perhatian pemerintah untuk segera ditata.

Pada Sabtu (25/4/2026),  Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya bersama Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Bobby Rasyidin meninjau perkembangan pembangunan hunian baru yang disiapkan bagi warga sekitar rel Pasar Senen. Kunjungan tersebut juga dipublikasikan melalui akun resmi Sekretariat Kabinet ( https://www.facebook.com/setkabgoid).

Sebelumnya, Presiden Prabowo juga sempat meninjau langsung lokasi permukiman warga tersebut secara mendadak pada 26 Maret 2026 lalu. Kunjungan itu menjadi sinyal kuat keseriusan pemerintah dalam mempercepat penanganan kawasan kumuh di tengah ibu kota.

Hunian baru yang tengah dibangun berada sekitar 500 meter dari jalur rel Pasar Senen. Lokasi itu dilengkapi berbagai fasilitas penunjang seperti MCK, air bersih, tempat ibadah, arena bermain anak, serta sarana pendukung lainnya agar warga dapat hidup lebih layak dan nyaman.

Pembangunan dilakukan secara cepat melalui kolaborasi Kementerian Perumahan bersama sejumlah BUMN terkait. Pemerintah juga menegaskan penataan kawasan serupa akan dilaksanakan secara bertahap di berbagai wilayah lainnya.

Langkah ini diharapkan menjadi awal perubahan besar bagi masyarakat yang selama ini hidup di lingkungan rentan, sekaligus menghadirkan wajah permukiman kota yang lebih tertata dan berkeadilan. (red*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *