Pemkab Kapuas

Pemkab Kapuas Salurkan Santunan untuk Warga Terdampak Bencana, Bupati Tekankan Kewaspadaan Musim Kemarau

×

Pemkab Kapuas Salurkan Santunan untuk Warga Terdampak Bencana, Bupati Tekankan Kewaspadaan Musim Kemarau

Sebarkan artikel ini
Bupati Kapuas HM Wiyatno, didampingi Sekda Usis I Sangkai, Kalaksa BPBD Pangeran S. Pandiangan, serta Kepala Dinas Kesehatan dr Agus Waluyo, saat serahkan bantuan bertempat di Halaman Kantor BPBD Kapuas, Senin (4/5/2026). (ist) 

Kuala Kapuas, Nusaborneo.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas menyalurkan bantuan uang tunai kepada warga yang menjadi korban kebakaran permukiman serta terdampak angin puting beliung. Penyerahan bantuan dilakukan di halaman Kantor BPBD Kapuas, Senin (4/5/2026), dan dipimpin langsung oleh Bupati Kapuas HM Wiyatno bersama jajaran perangkat daerah.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kapuas Usis I Sangkai, Kalaksa BPBD Pangeran S. Pandiangan, serta Kepala Dinas Kesehatan dr. Agus Waluyo.

Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang tengah mengalami kesulitan akibat bencana alam maupun musibah kebakaran.

Ia berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban para korban, sekaligus menjadi penguat semangat untuk kembali bangkit setelah terdampak bencana.

“Ini bentuk perhatian pemerintah daerah. Walaupun tidak besar, kami berharap bisa membantu kebutuhan mendesak warga yang tertimpa musibah,” ujar Wiyatno.

Selain penyerahan bantuan, Bupati juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca yang mulai memasuki musim kemarau dan rawan kebakaran lahan maupun permukiman.

Dalam laporannya, Bupati turut menceritakan kondisi sejumlah wilayah terdampak, termasuk Desa Jakatan Masaha di Sei Pinang yang mengalami kebakaran beberapa waktu lalu. Akses menuju lokasi yang cukup jauh menjadi salah satu tantangan dalam penanganan dan distribusi bantuan.

Perjalanan darat menuju wilayah tersebut, kata dia, dapat memakan waktu hingga belasan jam melalui beberapa kabupaten tetangga. Hal ini sekaligus menjadi perhatian pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur penghubung antarwilayah.

“Ini menjadi evaluasi bersama. Akses yang terbatas membuat penanganan dan mobilitas masyarakat juga terhambat,” katanya.

Lebih lanjut, Pemkab Kapuas menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan infrastruktur jalan yang menghubungkan kawasan pesisir hingga pedalaman. Pemerintah daerah menargetkan konektivitas antarwilayah dapat semakin membaik dalam beberapa tahun ke depan.

Di sisi lain, Bupati juga menekankan pentingnya efisiensi penggunaan anggaran daerah, terutama pada kegiatan-kegiatan yang tidak bersifat prioritas, agar fokus pembangunan tetap diarahkan pada sektor infrastruktur dan pelayanan publik.

Di akhir kegiatan, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tabah menghadapi musibah serta saling menguatkan dalam proses pemulihan.

“Harapan kami, bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dan menjadi penguat bagi warga untuk kembali menata kehidupan,” pungkasnya. (red/hp)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *