Palangka Raya, Nusaborneo.com – Pengurus Daerah Indonesia Off-road Federation (IOF) Kalimantan Tengah menyambut kedatangan rombongan Kalimantan Tribute yang telah selesai menjalani ekspedisi off-road 4×4 lintas Pulau Kalimantan, Rabu (13/5/2026).
Rombongan yang dipimpin DR. Erry didampingi Berdodi Samuel alias Bucu selaku Koordinator Kalimantan Tribute wilayah Kalteng yang hadir bersama 12 peserta dan panitia lainnya menggunakan empat unit Land Rover. Kedatangan mereka disambut jajaran pengurus IOF Kalteng di Rumah Makan Grasi Wong Deso, Jalan Seth Adji, Kota Palangka Raya.
Hadir dalam penyambutan tersebut Ketua Pengda IOF Kalteng Harry Fernando Toeweh, Sekretaris IOF Kalteng Jati Asmoro, pengurus IOF Kalteng Agus, Sekretaris IOF Kota Palangka Raya Boby Gandrung, serta Ketua JAP Palangka Raya Gianto.
Ketua IOF Kalteng Harry Fernando Toeweh didampingi Sekretarisnya Jati Asmoro mengatakan pihaknya menyambut baik kedatangan Tim Kalimantan Tribute yang telah menempuh perjalanan selama satu bulan melintasi berbagai wilayah di Pulau Kalimantan.
Menurut Harry, kehadiran rombongan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi komunitas off-road di Kalimantan Tengah karena menjadi salah satu titik persinggahan ekspedisi lintas alam tersebut.
“Ini menjadi penghargaan sendiri bagi IOF Kalteng bisa mendapat kunjungan dari tim ekspedisi Kalimantan Tribute,” ujarnya.
Dalam pertemuan itu, para peserta dan pengurus IOF turut berbagi pengalaman mengenai tantangan medan, jalur hutan tropis Kalimantan, hingga semangat menjaga solidaritas komunitas off-road.
Usai kegiatan, akun media sosial Instagram @edc.tv_adventure juga mengunggah ucapan terima kasih kepada jajaran pengurus IOF dan komunitas off-road di Palangka Raya.
“Big hugs Pengcab Palangka Raya dan Pengda Kalteng. Salam hormat dan terima kasih atas atensi dan sambutannya. Bangga bisa singgah dan bercerita bersama di Kota Cantik ini. Sampai berjumpa kembali dan dalam offroad go,” tulis unggahan tersebut.
Diketahui, Kalimantan Tribute atau Borneo Tribute merupakan ajang ekspedisi off-road 4×4 yang digelar untuk mengenang kejayaan Camel Trophy di Pulau Kalimantan. Kegiatan ini menelusuri jalur-jalur ekstrem di kawasan hutan tropis sekaligus menjadi napak tilas sejarah ekspedisi legendaris dunia.
Pada edisi sebelumnya, Borneo Tribute 2023 menempuh rute bersejarah Camel Trophy 1985, sedangkan Kalimantan Tribute 2026 kembali mengangkat jalur legendaris dengan melibatkan peserta dari berbagai daerah hingga mancanegara. (red/tim)













