Palangka Raya, Nusaborneo.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memastikan program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) yang digagas Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bersama Wakil Gubernur Edy Pratowo akan terus dilanjutkan selama masa kepemimpinan mereka.
Program yang didukung anggaran APBD sekitar Rp500 miliar tersebut difokuskan untuk membantu masyarakat kurang mampu di berbagai sektor penting, mulai dari pendidikan, layanan kesehatan, bantuan pangan hingga bantuan uang tunai berkelanjutan sampai tahun 2030 mendatang.
Penegasan itu disampaikan Gubernur Agustiar saat menggelar Hasupa Hasundau atau pertemuan bersama insan pers di Istana Isen Mulang atau Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Kota Palangka Raya, Selasa (19/5/2026).
Menurut Agustiar, program KHBS dirancang sebagai langkah nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan perhatian dan dukungan dari pemerintah.
“Program ini akan terus berjalan dan berkelanjutan. Fokusnya untuk membantu masyarakat kurang mampu melalui sektor pendidikan, kesehatan, bantuan pangan dan bantuan tunai,” ujarnya di hadapan wartawan.
Kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antara Pemerintah Provinsi Kalteng dengan insan pers. Dalam kesempatan itu, Agustiar didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Kalteng Linae Victoria Aden serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Ratusan wartawan dari berbagai organisasi pers turut menghadiri kegiatan tersebut. Suasana berlangsung hangat dan penuh keakraban, sekaligus menjadi ruang diskusi mengenai berbagai program pembangunan daerah yang tengah dijalankan Pemprov Kalteng.













