DPRD Kalteng

Bambang Irawan Usul Percepatan Jalur Kereta Api di Kalteng, Dinilai Pangkas Biaya Logistik

×

Bambang Irawan Usul Percepatan Jalur Kereta Api di Kalteng, Dinilai Pangkas Biaya Logistik

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Bambang Irawan.

Palangka Raya, Nusaborneo.com – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah Bambang Irawan mendorong percepatan pembangunan jalur kereta api di wilayah Kalteng. Menurutnya, keberadaan moda transportasi tersebut penting untuk mendukung distribusi sumber daya alam sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah.

Bambang menilai Kalimantan Tengah memiliki potensi sumber daya alam yang besar, namun perlu ditopang infrastruktur transportasi yang memadai agar proses distribusi barang lebih cepat dan efisien.

“Potensi sumber daya alam kita sangat besar. Karena itu diperlukan dukungan infrastruktur yang mampu memperlancar distribusi hasil produksi sehingga lebih kompetitif,” kata Bambang, Kamis (11/6/2026).

Ia menjelaskan, kereta api dapat menjadi solusi transportasi massal untuk mengangkut komoditas dalam jumlah besar dengan biaya logistik yang lebih rendah dibandingkan moda transportasi lainnya.

Menurutnya, jalur kereta api akan mempermudah pengiriman hasil produksi dari kawasan industri dan sentra sumber daya alam menuju pusat distribusi maupun pelabuhan. Efisiensi tersebut diyakini berdampak langsung pada peningkatan daya saing daerah.

Saat ini, distribusi berbagai komoditas di Kalimantan Tengah masih banyak mengandalkan transportasi darat dan jalur sungai. Kondisi itu dinilai membuat biaya angkut relatif tinggi, terutama untuk pengiriman dalam skala besar.

Karena itu, Bambang berharap pembangunan jaringan kereta api dapat masuk dalam prioritas pengembangan infrastruktur di Kalteng. Selain memperlancar arus logistik, proyek tersebut juga dinilai berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.

“Kereta api bukan hanya mendukung distribusi barang, tetapi juga dapat membuka peluang investasi baru dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia optimistis kehadiran jaringan kereta api akan menjadi salah satu motor penggerak pembangunan yang mampu memperkuat posisi Kalimantan Tengah sebagai daerah penyangga ekonomi di Pulau Kalimantan. (red/yd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *