Palangka Raya, Nuaaborneo.com – Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) dua pejabat utama Polda Kalteng dan dua kapolres jajaran di Gedung Graha Bhayangkara, Mapolda Kalimantan Tengah, Rabu (29/7/2026).
Prosesi sertijab tersebut dihadiri Wakapolda Kalteng Brigjen Pol Yosi Muhamartha, para pejabat utama Polda Kalteng, Ketua Bhayangkari Daerah Kalimantan Tengah, serta para kapolres di lingkungan Polda Kalteng.
Dalam rotasi jabatan itu, posisi Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Kalteng resmi diserahterimakan dari Brigjen Pol Benny Ganda Sudjana kepada Kombes Pol Djoko Susilo yang sebelumnya menjabat Irwasda Polda Aceh.
Sementara itu, jabatan Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Kalteng kini diemban Kombes Pol Adewira Negara Siregar, menggantikan Kombes Pol Leo Surya N. Simatupang.
Selain pejabat utama, pergantian juga terjadi pada dua kepala kepolisian resor. Jabatan Kapolres Kotawaringin Barat kini dijabat AKBP Joko Handono yang sebelumnya memimpin Polres Lamandau. Posisi Kapolres Lamandau selanjutnya dipercayakan kepada AKBP Eko Yusmiarto.
Dalam sambutannya, Irjen Pol Iwan Kurniawan menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi dan kontribusi selama menjalankan tugas di lingkungan Polda Kalimantan Tengah.
Ia juga mengucapkan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik serta meminta mereka segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja dan dinamika tugas di wilayah masing-masing.
“Selamat datang dan selamat bergabung di Polda Kalimantan Tengah. Segera beradaptasi dengan situasi serta tantangan di tempat tugas yang baru,” ujar Kapolda.
Di sisi lain, Kepala Bidang Humas Polda Kalimantan Tengah Kombes Pol Budi Rachmat menjelaskan bahwa rotasi jabatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Telegram Kapolri.
Menurutnya, mutasi di lingkungan Polri merupakan bagian dari pembinaan karier sekaligus upaya penyegaran organisasi agar kinerja institusi semakin optimal.
“Mutasi adalah hal yang wajar di tubuh Polri. Ini menjadi bentuk penghargaan kepada personel sekaligus penyegaran organisasi untuk meningkatkan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Budi. (Red)













