Palangka Raya, Nusaborneo.com – Kebakaran melanda sebuah kandang ayam milik warga di Jalan Tjilik Riwut Km 19, Kelurahan Marang, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, Sabtu (27/6/2026) dini hari. Akibat peristiwa itu, ribuan anak ayam mati terbakar dan kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Mendapat laporan kejadian tersebut, personel Polsek Bukit Batu langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal, mengamankan area kebakaran, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
Kapolsek Bukit Batu, IPDA Muhammad Hafiizh Ramadhan, mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kebakaran. Namun berdasarkan hasil pemeriksaan awal, api diduga berasal dari korsleting listrik di bagian atas bangunan kandang.
“Kami telah melakukan pengecekan di lokasi dan mengumpulkan keterangan dari korban maupun saksi. Dugaan sementara kebakaran dipicu arus pendek listrik, namun untuk memastikan penyebabnya akan dilakukan olah tempat kejadian perkara lebih lanjut bersama Unit INAFIS Polresta Palangka Raya,” ujar Hafiizh.
Kandang yang terbakar memiliki ukuran sekitar 100 meter x 9 meter dan saat kejadian berisi sekitar 4.700 ekor anak ayam atau day old chick (DOC) yang baru berusia dua hari.
Selain bangunan kandang, sejumlah fasilitas pendukung seperti instalasi listrik, lampu penerangan, dan perlengkapan operasional lainnya turut hangus dilalap api.
Proses pemadaman melibatkan enam unit mobil pemadam kebakaran dari Kota Palangka Raya dan satu unit mobil pemadam dari Kecamatan Bukit Batu. Setelah berjibaku selama beberapa jam, petugas berhasil mengendalikan api sekitar pukul 06.00 WIB.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun seluruh anak ayam yang berada di dalam kandang tidak dapat diselamatkan dan mati akibat kebakaran.
Kerugian materiil akibat kejadian itu diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta.
Kapolsek mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik, terutama pada bangunan yang menggunakan banyak peralatan elektronik dan penerangan secara terus-menerus.
Menurutnya, pemeriksaan berkala terhadap jaringan listrik dapat menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya kebakaran yang berpotensi menimbulkan kerugian besar. (Red)













