Muara Teweh, Nusaborneo.com – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Nurul Anwar, mendorong pemerintah daerah memastikan rencana pelebaran jalan di Kota Muara Teweh berjalan tanpa mengganggu kegiatan belajar mengajar di lingkungan sekolah.
Menurut Nurul, pembangunan infrastruktur memang menjadi kebutuhan masyarakat, namun pelaksanaannya harus tetap memperhatikan keberlangsungan pelayanan pendidikan, terutama apabila pekerjaan berkaitan dengan kawasan atau aset milik satuan pendidikan.
“Kami mendukung pembangunan infrastruktur, termasuk pelebaran jalan. Namun, semua tahapan harus dipersiapkan dengan baik agar aktivitas pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya,” kata H. Nurul Anwar di Muara Teweh, Jumat (10/7/2026).
Ia mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara bersama Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) yang melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah terkait rencana tersebut.
Koordinasi yang dilakukan di Palangka Raya pada Senin (6/7/2026) dinilai menjadi bagian penting dalam memastikan pembangunan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Nurul mengatakan, komunikasi antarinstansi diperlukan agar setiap keputusan yang diambil memiliki dasar perencanaan yang jelas, terutama menyangkut penggunaan lahan, fasilitas pendidikan, hingga pengaturan teknis selama pekerjaan berlangsung.
“Setiap pembangunan harus memperhatikan kepentingan masyarakat secara luas. Infrastruktur harus maju, tetapi hak peserta didik untuk mendapatkan pendidikan yang nyaman juga harus tetap dijaga,” ujarnya.
Politikus DPRD Barito Utara itu berharap proses administrasi dan koordinasi antarinstansi dapat segera diselesaikan sehingga program pelebaran jalan dapat berjalan sesuai rencana.
Ia menegaskan DPRD Kabupaten Barito Utara akan terus mendukung program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik, selama pelaksanaannya dilakukan secara terukur dan mengutamakan kepentingan masyarakat.
“Sinergi pemerintah daerah menjadi faktor penting agar pembangunan dapat berjalan seimbang antara peningkatan infrastruktur dan peningkatan kualitas pendidikan,” tutur H. Nurul Anwar. (red/at)













