NewsPemko Palangka Raya

Operasi Karhutla di Palangka Raya: 13 Titik Api Ditangani, Hampir 5 Hektare Lahan Terdampak

×

Operasi Karhutla di Palangka Raya: 13 Titik Api Ditangani, Hampir 5 Hektare Lahan Terdampak

Sebarkan artikel ini
Foto: Kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Jalan Tjilik Riwut Km 13, Kota Palangka Raya, dari udara, serta tim Satgas Karhutla BPBD saat melakukan upaya pemadaman api beberapa waktu lalu. (ist).

Palangka Raya, Nusaborneo.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya masih bersiaga menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hingga Selasa (21/7/2026), tim gabungan menangani 13 titik api yang tersebar di sejumlah wilayah.

Manager Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kota Palangka Raya, Balap Sipet, mengatakan titik-titik karhutla berada di Kelurahan Bukit Tunggal, Menteng, Kalampangan, Bereng Bengkel, Marang, hingga Petuk Katimpun.

“Total luas lahan yang terdampak mencapai sekitar 4,79 hektare. Penanganan terus dilakukan sesuai kondisi di lapangan,” ujarnya.

Sejumlah lokasi telah berhasil dipadamkan dan kini memasuki tahap pemantauan. Lokasi tersebut antara lain Jalan Alam Lestari Gang Nonong Bangas dengan luas sekitar 1,62 hektare, Jalan Gustaf Erang, Jalan Kahuripan Ujung di belakang BGE, Jalan Tjilik Riwut Km 23, kawasan belakang Pesantren Hasanka, serta Jalan Danau Rangas seluas sekitar 0,10 hektare.

Sementara itu, upaya pemadaman masih berlangsung di beberapa titik yang dinilai rawan, seperti Jalan Banteng 23, Jalan Banteng 24 dengan luas sekitar 0,58 hektare, Jalan Petuk Katimpun, Jalan Hiu Putih Lanjutan, Jalan Danau Ilung seluas 0,50 hektare, serta kawasan Lingkar Luar Jalan Mahir Mahar dengan luas sekitar 1,99 hektare.

BPBD juga mengakui petugas menghadapi kendala di lokasi Jalan G. Obos Lanjutan karena medan yang jauh dan sulit dijangkau, sehingga proses penanganan membutuhkan waktu lebih lama.

Meski demikian, hingga kini tidak ada laporan korban jiwa maupun dampak terhadap aktivitas pendidikan dan layanan kesehatan akibat rangkaian karhutla tersebut. Ketersediaan logistik dan komunikasi operasional juga dipastikan dalam kondisi aman.

Untuk mencegah kebakaran meluas, BPBD bersama tim gabungan terus meningkatkan patroli di kawasan rawan, melakukan pembasahan lahan, serta memperkuat koordinasi dengan seluruh instansi terkait.

Masyarakat diimbau segera melaporkan apabila menemukan titik api baru agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin. (Red/jn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *