Palangka Raya, Nusaborneo.com – Sebuah rumah tipe 36 di Perumahan Sri Rezeki, Kilometer 9, Jalan RTA Milono, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, terbakar pada Sabtu (25/7/2026) malam sekitar pukul 22.50 WIB.
Informasi mengenai kebakaran pertama kali diterima relawan pemadam kebakaran dari seorang warga bernama Sutaryo, yang rumahnya berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Sutaryo juga mengirimkan rekaman visual sebagai bukti terjadinya kebakaran sehingga laporan tersebut dapat segera ditindaklanjuti.
Relawan Kemanusia BPK Kamboja, Sucipto, mengatakan tim langsung bergerak menuju lokasi bersama sejumlah unsur penanganan kebakaran lainnya.
“Setelah menerima laporan dari Pak Sutaryo, tim BPK Kamboja bersama relawan pemadam lainnya, BPBD, unsur penanggulangan karhutla, PLN, TNI, Polri, dan warga langsung menuju lokasi. Sekitar 10 menit kemudian kami sudah tiba di tempat kejadian,” ujar Sucipto.
Saat petugas tiba, kobaran api disebut sudah melalap bagian atap rumah. Sementara itu, bagian bawah bangunan lebih dahulu habis terbakar.
Beruntung, kebakaran tidak merembet ke rumah-rumah di sekitarnya. Menurut Sucipto, cepatnya laporan dari warga dan respons petugas menjadi faktor utama yang mencegah api meluas.
Proses pemadaman sempat terkendala keterbatasan sumber air. Namun, akses menuju lokasi cukup baik sehingga mobil pemadam dapat menjangkau titik kebakaran tanpa hambatan.
“Api berhasil dipadamkan sekitar 30 menit kemudian. Yang masih tersisa hanya sebagian area dapur, meski kondisinya juga mengalami kerusakan,” kata dia.
Hingga proses pemadaman selesai, penyebab kebakaran masih belum diketahui. Petugas masih menunggu hasil penyelidikan dari Tim Inafis Kepolisian.
Sementara itu, pemilik rumah belum dapat dimintai keterangan. Berdasarkan informasi dari warga sekitar, rumah tersebut lebih sering ditempati seorang anak laki-laki, sedangkan orang tuanya disebut berada di kampung di wilayah Kalimantan Tengah.
Peristiwa kebakaran juga sempat menyebabkan aliran listrik di sekitar lokasi mengalami pemadaman untuk mendukung proses penanganan di lapangan.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, rumah yang terbakar mengalami kerusakan berat. (red/am)













