DPRD Barut

DPRD Barito Utara Apresiasi Seleksi Calon Kepala Sekolah, Tekankan Kompetensi dan Integritas

×

DPRD Barito Utara Apresiasi Seleksi Calon Kepala Sekolah, Tekankan Kompetensi dan Integritas

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua Komisi I DPRD Barito Utara, Naruk Saritani.

Muara Teweh, Nusaborneo.com – Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Barito Utara, Naruk Saritani, mengapresiasi pelaksanaan Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) APBD 2026.

Seleksi yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara tersebut berlangsung di Aula SMKN 1 Muara Teweh, Kamis (13/8/2026).

Naruk mengatakan, proses seleksi calon kepala sekolah menjadi bagian penting dalam menyiapkan pemimpin satuan pendidikan yang mampu mendorong peningkatan mutu pendidikan di daerah.

Menurut dia, kepala sekolah tidak hanya membutuhkan kemampuan administratif. Sosok yang dipilih juga harus memiliki kompetensi kepemimpinan, integritas serta kemampuan manajerial.

“Seleksi calon kepala sekolah ini sangat penting karena kepala sekolah memiliki peran strategis dalam menentukan arah dan kemajuan sebuah satuan pendidikan,” ujar Naruk.

Ia menambahkan, kepala sekolah harus mampu memimpin guru, mendorong peningkatan kualitas pembelajaran serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi peserta didik.

Selain itu, kepala sekolah dituntut mampu mengikuti perkembangan pendidikan, termasuk transformasi digital dan penguatan literasi.

Naruk juga mengapresiasi tahapan seleksi yang dilakukan secara berjenjang. Proses tersebut diawali dengan pemeriksaan dan verifikasi persyaratan administrasi sebelum peserta mengikuti seleksi substansi.

Berdasarkan data dalam kegiatan tersebut, sebanyak 103 orang mendaftarkan diri sebagai bakal calon kepala sekolah.

Dari jumlah itu, 89 peserta dinyatakan lulus seleksi administrasi, sedangkan 14 peserta lainnya tidak memenuhi persyaratan administrasi.

Sebanyak 89 peserta yang lolos kemudian mengikuti Seleksi Substansi BCKS.

Naruk berharap mekanisme tersebut dapat memastikan proses penjaringan berlangsung secara objektif dan menghasilkan calon kepala sekolah yang benar-benar memiliki kapasitas kepemimpinan.

“Dengan adanya seleksi administrasi dan seleksi substansi, kita berharap proses penjaringan benar-benar objektif dan mampu menemukan guru-guru yang memiliki potensi untuk menjadi pemimpin sekolah,” katanya.

Ia menilai dukungan APBD terhadap program BCKS juga menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di sektor pendidikan.

Naruk berharap calon yang nantinya terpilih tidak hanya memenuhi persyaratan administratif, tetapi juga mempunyai visi yang jelas untuk membawa perubahan di sekolah.

“Kita berharap kepala sekolah yang terpilih nantinya benar-benar menjadi pemimpin pembelajaran, mampu menggerakkan guru, meningkatkan prestasi dan kualitas peserta didik, serta membangun komunikasi yang baik dengan orang tua dan masyarakat,” ujar Naruk. (red/at)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *