Kuala Kurun, Nusaborneo.com – Fraksi Gerakan Nasional DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) meminta pemerintah daerah bergerak lebih cepat menyelesaikan sejumlah persoalan yang dirasakan langsung masyarakat.
Masukan itu disampaikan saat pembahasan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Gumas 2026, Rabu (26/8/2026).
Juru Bicara Fraksi Gerakan Nasional DPRD Gumas, Rayaniatie Djangkan, meminta Bupati Gumas mengevaluasi kepala perangkat daerah yang tidak mampu memenuhi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sesuai pakta integritas.
“Kami meminta kepada bupati agar mengevaluasi kepala perangkat daerah yang tidak bisa mencapai target PAD sesuai dengan pakta integritas,” kata Rayaniatie.
Tak hanya soal PAD, fraksi tersebut juga menyoroti lampu lalu lintas di perempatan Telkom, Kota Kuala Kurun. Lampu lalu lintas di lokasi itu disebut sudah hampir empat tahun tidak berfungsi.
“Kondisi ini sangat berdampak pada kelancaran lalu lintas,” ujarnya.
Fraksi Gerakan Nasional juga meminta Dinas Pekerjaan Umum segera mempercepat perbaikan ruas jalan yang menjadi kewenangan kabupaten dan telah masuk anggaran.
Menurut Rayaniatie, perbaikan sebaiknya dikebut saat musim kemarau karena peralatan berat yang dibutuhkan telah tersedia.
“Jangan sampai perbaikan jembatan dan jalan baru dilakukan saat mau memasuki musim hujan. Tentu itu akan mengganggu pekerjaan yang dilakukan,” katanya.
Persoalan keamanan juga menjadi perhatian. Fraksi Gerakan Nasional mendesak pemerintah daerah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tidak ragu menindak peredaran narkoba dan praktik perjudian dadu gurak.
“Kami sangat menunggu tindakan tegas dari aparat penegak hukum dalam pemberantasan narkotika dan perjudian dadu gurak,” tegas politikus PAN tersebut.
Di sisi lain, pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga diminta mendapat perhatian lebih. Fraksi Gerakan Nasional mendorong peningkatan sarana, prasarana, dan biaya operasional BPBD serta pihak lain yang terlibat dalam penanganan karhutla.
Rayaniatie turut mengapresiasi petugas yang selama ini bekerja siang dan malam dalam menghadapi ancaman karhutla.
“Kami berterima kasih atas pengorbanan dan dedikasi tim pengendalian karhutla yang bekerja siang malam dan tanpa kenal lelah,” tuturnya.
Menanggapi masukan tersebut, Wakil Bupati Gumas Efrensia LP Umbing mengatakan Pemkab Gumas sepakat melakukan evaluasi terhadap perangkat daerah yang tidak mencapai target PAD.
Pemkab juga berkomitmen mempercepat penanganan kerusakan jalan pada musim kemarau. Pemberantasan narkoba dan perjudian, termasuk dadu gurak, juga akan diperkuat.
“Untuk perbaikan lampu lalu lintas perempatan Telkom Kota Kuala Kurun, akan diupayakan dianggarkan di rancangan Perubahan APBD tahun 2026, serta jadi prioritas untuk dianggarkan pada Rancangan APBD tahun 2027,” kata Efrensia.
Pemkab Gumas, lanjut dia, juga akan memperkuat sarana dan prasarana serta operasional BPBD. Sinergi dengan seluruh pihak terkait akan ditingkatkan dengan tetap memperhatikan kemampuan keuangan daerah dan aturan yang berlaku.
“Penguatan koordinasi dan kolaborasi diharapkan mampu mewujudkan pencegahan dan penanganan karhutla yang lebih cepat, efektif dan terpadu,” pungkasnya. (red/ar)













