Palangka Raya, Nusaborneo.com – Asap dan sisa bara kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi perhatian Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan.
Kapolda turun langsung meninjau lokasi karhutla di kawasan Jalan Tjilik Riwut Km 39, Palangka Raya, Senin (5/10/2026).
Didampingi sejumlah pejabat utama, Iwan mengecek langsung kondisi lahan sekaligus memastikan proses pemadaman dan pendinginan dilakukan secara menyeluruh.
Setibanya di lokasi, Kapolda melihat dari dekat titik-titik api yang masih ditangani personel gabungan Satgas Karhutla Polda Kalteng bersama instansi terkait.
Ia juga berdialog dengan petugas di lapangan untuk mengetahui kendala yang dihadapi selama proses pemadaman.
Salah satu tantangan utama adalah karakteristik lahan gambut. Api yang terlihat di permukaan, kata dia, belum tentu menandakan kebakaran telah benar-benar padam.
“Penanganan karhutla di lahan gambut harus tuntas sampai ke akar. Lakukan pembasahan secara menyeluruh dan pastikan tidak ada bara sisa yang tertinggal agar tidak menimbulkan kebakaran susulan,” ujar Iwan seusai peninjauan.
Selain memastikan pemadaman berjalan optimal, Iwan meminta personel tetap melakukan patroli dan pengawasan di sekitar lokasi.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api, terutama setelah proses pemadaman dan pendinginan selesai dilakukan.
Kapolda juga mengingatkan pentingnya pencegahan melalui edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.
“Upaya pencegahan jauh lebih penting. Kita harus gencarkan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya karhutla, baik dampak kesehatan maupun dampak kabut asap,” katanya.
Menurut Iwan, penanganan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas di lapangan. Kesadaran masyarakat juga menjadi bagian penting untuk mencegah kebakaran kembali terjadi.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda memberikan apresiasi kepada seluruh personel gabungan yang telah bekerja di lapangan.
Ia menyebut petugas terus berupaya melakukan pemadaman hingga pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa.
“Dari hasil peninjauan kali ini, kondisi karhutla di kawasan Jalan Tjilik Riwut Km 39 kita pastikan dapat dikendalikan dan dalam tahap pendinginan untuk memastikan api benar-benar padam,” ujar Iwan.
Penanganan kemudian dilanjutkan dengan pendinginan dan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak muncul kembali titik api. (red/am)













