Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kotim. Dengan nilai 58, kafilah Kotim berhasil mengungguli Kabupaten Murung Raya yang memperoleh nilai 56. Sementara itu, posisi Juara Umum I diraih tuan rumah, Kabupaten Kapuas, dengan nilai 75.
Prestasi ini tidak lepas dari perjuangan para peserta yang tampil di sejumlah kategori lomba. Di balik setiap penampilan, ada proses latihan, pendampingan pelatih, serta dukungan berbagai pihak yang mengantarkan mereka hingga ke panggung kompetisi tingkat provinsi.
Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor, mengapresiasi pencapaian tersebut. Dia menilai keberhasilan kafilah Kotim menunjukkan bahwa generasi muda daerah memiliki potensi besar untuk berkembang melalui seni qasidah dan musik religi.
“Alhamdulillah, kami bangga atas prestasi kafilah Kotawaringin Timur yang berhasil meraih Juara Umum II pada FSQ tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2026. Ini menunjukkan bahwa generasi muda Kotim memiliki potensi besar untuk berprestasi di bidang seni qasidah dan musik religi,” ujar Halikinnor.
Menurutnya, prestasi tersebut harus menjadi penyemangat untuk terus memperkuat pembinaan seni Islami di daerah. Dia berharap para peserta tidak cepat berpuas diri dan terus mengasah kemampuan agar bisa meraih hasil lebih baik pada kompetisi mendatang.
Halikinnor juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta, pelatih, pembina, serta pihak-pihak yang telah memberikan dukungan kepada kafilah Kotim selama mengikuti festival.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, pelatih, pembina, dan semua pihak yang telah mendukung kafilah Kotim. Semoga prestasi ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan, sekaligus menjadi dorongan untuk terus melestarikan seni budaya Islami di daerah,” katanya.
Berdasarkan keputusan dewan juri FSQ XII yang ditetapkan pada 18 Oktober 2026, sejumlah peserta asal Kotim berhasil menorehkan prestasi di cabang Bintang Vokalis Gambus dan Pop Religi.
Pada cabang Bintang Vokalis Gambus, Abdul Rofiq Al Farisi meraih Juara I kategori remaja putra. Prestasi serupa diraih Muhammad Hafidzul Umam yang menjadi Juara I kategori dewasa putra. Sementara itu, Nor Khairia meraih Juara II kategori dewasa putri.
Hasil positif juga diraih para peserta pada cabang Pop Religi. Muhammad Rafif Al Khalifi berhasil menjadi Juara I kategori anak-anak putra.
Adapun Naura Nadhifa meraih Juara II kategori anak-anak putri, Zildan Haikal Fikri meraih Juara II kategori remaja putra, dan Raihan meraih Juara II kategori dewasa putra. Sementara Khusnul Hatimah memperoleh Harapan I kategori dewasa putri.
Deretan prestasi tersebut menjadi bukti bahwa peserta Kotim mampu bersaing di berbagai kelompok usia dan kategori perlombaan.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kotim, Muhammad Haikal, yang juga menjadi ketua rombongan kafilah, mengatakan hasil tersebut merupakan buah dari persiapan dan kerja keras seluruh peserta selama mengikuti kompetisi.
“Alhamdulillah, kafilah Kotawaringin Timur berhasil meraih Juara Umum II. Kami bersyukur atas hasil ini dan mengapresiasi perjuangan seluruh peserta yang telah tampil maksimal. Terima kasih kepada para pelatih, pembina, dan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur atas dukungan yang diberikan,” ujar Haikal.
Dia berharap pencapaian tersebut menjadi modal bagi para peserta dan tim pembina untuk meningkatkan kemampuan. Evaluasi dan pembinaan juga diharapkan terus dilakukan agar Kotim dapat tampil lebih baik pada festival berikutnya.
Bagi Kotim, raihan Juara Umum II bukan sekadar capaian dalam sebuah perlombaan. Prestasi ini juga menjadi dorongan untuk menjaga keberlangsungan seni qasidah dan musik religi sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakatnya.
Dengan pembinaan yang berkelanjutan dan dukungan berbagai pihak, kafilah Kotim diharapkan mampu mempertahankan prestasi serta membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi, termasuk di ajang nasional. (red)













