Pemkab Mura

Semangat Anak-anak Cintai Al-Qur’an, FASI VII Murung Raya Diikuti 231 Santri

×

Semangat Anak-anak Cintai Al-Qur’an, FASI VII Murung Raya Diikuti 231 Santri

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, mewakili Bupati Heriyus membuka Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) ke-VII di Masjid Nurul Islam, Puruk Cahu, Jumat (6/11/2026). (ist)

Puruk Cahu, Nusaborneo.com – Ratusan santri dari berbagai lembaga pendidikan Al-Qur’an di Kabupaten Murung Raya berkumpul di Masjid Nurul Islam, Puruk Cahu. Mereka bukan sekadar datang untuk berlomba, tetapi juga menunjukkan kemampuan sekaligus mempererat persaudaraan dalam Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) ke-VII.

Kegiatan yang dibuka Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, mewakili Bupati Heriyus itu berlangsung pada Jumat (6/11/2026). FASI dijadwalkan berlangsung selama tiga hari hingga 8 November 2026.

Sebanyak 231 santri dari 22 lembaga pendidikan Al-Qur’an ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari Kecamatan Murung, Laung Tuhup, dan Permata Intan.

Dalam sambutannya, Rahmanto mengingatkan bahwa FASI bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar berani tampil, membangun kepercayaan diri, serta memahami arti kejujuran dan sportivitas.

Menurutnya, keberhasilan seorang santri tidak semata-mata diukur dari piala yang dibawa pulang, tetapi juga dari nilai-nilai baik yang tumbuh selama mengikuti perlombaan.

“Siap kalah dan siap menang. Kalah dan menang bukan ukuran utama. Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar keberanian, kejujuran, sportivitas, sekaligus mempererat silaturahmi antarsantri se-Kabupaten Murung Raya,” ujar Rahmanto.

Ia berharap FASI mampu menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an sejak dini. Dengan begitu, mereka tidak hanya mampu membaca dan memahami ajaran agama, tetapi juga menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Rahmanto juga memberikan apresiasi kepada para ustaz dan ustazah yang selama ini menjadi bagian penting dalam pembinaan santri. Menurutnya, kesabaran dan dedikasi para guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA/TPQ) memiliki peran besar dalam membentuk karakter generasi muda.

Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen memberikan dukungan terhadap keberadaan para pendidik Al-Qur’an, termasuk melalui bantuan bagi ustaz dan ustazah. Bagi guru yang belum menerima bantuan, Rahmanto meminta agar usulan disampaikan melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan.

Sementara itu, Ketua Panitia FASI VII, M. Laihim, melaporkan jumlah peserta tahun ini mencapai 231 santri. Rinciannya, 33 santri tingkat Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (TKA), 119 santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), dan 79 santri Ta’limul Qur’an lil Aulad (TQA).

Beragam cabang perlombaan disiapkan untuk mengasah kemampuan para peserta. Mulai dari tartil, tilawah, azan dan ikamah, cerdas cermat, menggambar, mewarnai, ceramah agama, kisah Islami, hingga kaligrafi.

Rahmanto berharap penyelenggaraan FASI pada tahun-tahun berikutnya dapat semakin berkembang dan melibatkan lebih banyak masyarakat. Bahkan, ia mengusulkan agar kegiatan tersebut ke depan bisa digelar di panggung terbuka sehingga suasana perlombaan lebih meriah dan dapat disaksikan masyarakat luas.

Ia juga berharap FASI menjadi salah satu tahapan pembinaan bagi para santri Murung Raya untuk melangkah ke kompetisi keagamaan yang lebih tinggi, seperti Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) dan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ).

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap semakin banyak anak-anak Murung Raya yang tumbuh dekat dengan Al-Qur’an, memiliki akhlak baik, serta mampu membawa nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat. (red/lk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *