PALANGKA RAYA, Nusaborneo.com – Kantor Wilayah Kemenkumham Kalimantan Tengah, menggelar kegiatan lomba peragaan Busana Nusantara dalam rangka Sumpah Pemuda ke-95 tahun, di Aula Mentaya Kemenkumham Kalteng Jalan Adonis Samad Kota Palangka Raya, Kamis (19/10).
Kegiatan tersebut, dilaksanakan dalam pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan Pengayoman Kalimantan Tengah dan menyemarakkan Hari Sumpah Pemuda ke-95.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Kalteng Hendra Ekaputra dalam sambutanya menyampaikan, kegiatan yang diadakan guna mempererat silaturahmi serta meningkatkan tali persaudaraan.
“Khususnya anggota Dharma Wanita Persatuan Pengayoman Kalimantan Tengah, beserta pegawai Kemenkumham Kalteng. Semoga kegiatan ini menjadikan ajang silaturahmi yang berkesinambung,” tukasnya.
Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Kanwil Kemenkumham Kalteng Niken Dwi Astuti Desmawati Hendra Ekaputra sekaligus Dewan Juri dalam acara tersebut, mengungkapkan acara tersebut disisi lain untuk meningkatkan semangat generasi muda saat ini, terlebih khususnya pada bulan ini Sumpah Pemuda.
“Kegiatan ini diikuti 21 peserta, yang terdiri laki-laki dan perempuan, Perlombaan ini diikuti oleh 21 peserta yang berasal dari Kanwil Kalimantan Tengah dan UPT Pemasyarakatan dan Imigrasi Se-Kalimantan Tengah,” tuturnya saat dibincangi.
Tidak hanya itu, Wanita berhijab tersebut mengatakan disisi lain dalam kegiatan busana itu juga menambah wawasan bersama, bagaimana tampilan pakaian Adat Dayak serta sinopsis baju yang digunakan.“Dengan ini juga diharapkan, kita lebih mencintai busana tradisional, keseluruhan yang ada di Indonesia,” tandasnya.
“Kegiatan Lomba Peragaan Busana Nusantara diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kreativitas anggota Dharma Wanita Persatuan Pengayoman Kalimantan Tengah,” demikian tuturnya.
Untuk diketahui, peragaan busana terbaik dan 1 polling juara terfavorit melalui google form. Adapun hasilnya yaitu : Juara pertama diraih oleh Lapas Kelas IIB Muara Teweh, Juara kedua diraih oleh Kanwil Kalimantan Tengah, Juara ketiga diraih oleh Lapas Kelas IIA Palangka Raya dan juara terfavorit diraih oleh Rutan Kelas IIB Tamiang Layang dengan hasil 190 suara.
Sementara itu masih di tempat yang sama, Kepala Bagian Program dan Humas sebagai Koordinator Lomba Diana Soekowati mengungkapkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian membudayakan busana Nusantara dari berbagai daerah.
“Saat acara berlangsung, kita semua menyaksikan parade terakhir dengan berbagai pakaian Adat Daerah, dari berbagai daerah. Terlihat tampak bagus dan elegan, semoga kegiatan yang dilaksanakan hari ini, memupuk kecintaan kita terhadapat busana tradisional,” tandasnya. (red/hms/tim)













