NewsUncategorized

Ibu Rumah Tangga di Kuala Kapuas Nekat Akhiri Hidupnya Dangan Tragis

×

Ibu Rumah Tangga di Kuala Kapuas Nekat Akhiri Hidupnya Dangan Tragis

Sebarkan artikel ini
Foto Istimewa.

KUALA KAPUAS, Nusaborneo.com – Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara tak wajar, yakni gantung diri dikamar mandi. Dugaan Kuat korban berinisial NO berusia 38 tahun Warga Kuala Kapuas Kabupaten Kapuas  ini adanya permasalahan keluarga.

Sebab, sebelum tubuh korban ditemukan tergantung dikamar mandi dengan seutas tali rapia, berdasarkan keterangan dari saksi Nuraisyah yang merupakan tetangga sebelah barak korban, mengatakan bahwa pada Kamis (26/10) sekitar pukul. 18.00 WIB, korban masih terdengar sedang berbincang dengan suaminya melalui telepon sembari berteriak yang seakan sedang marah dan tidak lama kemudian terdengar suara tangisannya.

Karena khawatir, terlebih setelah mendengar tangisan korban, oleh Nurasyiah sekitar pukul 22.00 Wib perihal tersebut dikabarkanya kepada , Hairil Azmi dan Jumiati yang merupakan kakak dan ipar korban, yang tidak lama datang ke barak korban dengan maksud hendak berkunjung.

Akan tetapi karena tidak ada jawaban dan respon setelah beberapa kali mengetuk pintu sambil memanggil korban, mereka mencoba membuka pintunya, namun karena terkunci dari dalam akhirnya berusaha mencongkel pintu yang terkunci tersebut dengan paksa, dan benar saja setelah dicari kekamarnya tidak ditemukan namun pada saat menjenguk ke kamar mandi mereka melihat korban sudah tewas dengan posisi tergantung dengan seutas tali rapia warna merah yang selanjutnya melaporkan kajadian ini ke Polsek Selat.

Sebelum diduga nekad menggantung dirinya, dari dalam galeri foto Handphonenya yang diletakanya disamping dekat dirinya menggantung diri, korban terlebih dahulu sempat melakukan foto selfie dengan melilitkan tali rapia di lehernya pada pukul, 22.34 Wib.

Kejadian ini sudah ditangani oleh aparat Polsek Selat yang segera datang kelokasi kejadian guna menyelidiki apa motif pastinya hingga korban nekad menggantung diri, berdasarkan keterangan dari pihak medis RSUD Kapuas, bahwa hasil pemeriksaan atau visum sementara tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.(HPN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *