Pemko Palangka Raya

Anak Beruk Berkeliaran di Permukiman Pahandut, Tim Rescue Damkarmat Palangka Raya Lakukan Upaya Evakuasi

×

Anak Beruk Berkeliaran di Permukiman Pahandut, Tim Rescue Damkarmat Palangka Raya Lakukan Upaya Evakuasi

Sebarkan artikel ini
Petugas Resue Dinas Damkarmat Kota Palangka Raya, saat berupaya menangkap Monyet yang berkilaran di pemukiman penduduk Kel. Pahandut, Selasa (6/1/2026).

Palangka Raya, Nusaborneo.com – Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Palangka Raya melakukan upaya evakuasi seekor anak beruk yang berkeliaran di lingkungan permukiman warga di kawasan Kampung Baru, Kelurahan Pahandut, Selasa (6/1/2026). Hewan liar tersebut terlihat mondar-mandir di sejumlah ruas jalan, antara lain Jalan Belimbing, Jalan Mangga, dan Jalan Manggis, sehingga menimbulkan kekhawatiran warga.

Evakuasi dilakukan oleh Regu 3 Tim Rescue Damkarmat setelah menerima laporan dari masyarakat yang resah dengan keberadaan anak beruk tersebut. Sejak laporan diterima, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pemantauan dan upaya penanganan secara persuasif demi menghindari potensi bahaya, baik bagi warga maupun hewan tersebut.

Kepala Seksi (Kasi) Dinas Damkarmat Kota Palangka Raya, Sucipto, menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada laporan korban akibat gigitan atau serangan anak beruk tersebut. Meski demikian, pihaknya tetap mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan membatasi aktivitas anak-anak di luar rumah selama proses evakuasi berlangsung.

“Tim Rescue Damkar telah menindaklanjuti laporan adanya anak beruk yang berkeliaran di sekitar Jalan Belimbing, Jalan Manggis, dan Jalan Mangga, wilayah Kampung Baru Pahandut. Sampai sekarang belum ada korban, namun proses evakuasi masih cukup sulit,” ujar Sucipto.

Menurutnya, kesulitan evakuasi disebabkan oleh pergerakan anak beruk yang sangat lincah. Hewan tersebut kerap melompat dari satu atap rumah ke atap rumah lainnya, sehingga menyulitkan petugas untuk melakukan penangkapan secara aman. Upaya pemasangan perangkap pun belum membuahkan hasil karena anak beruk tersebut enggan masuk ke dalam perangkap yang telah disiapkan.

Tim Rescue Damkarmat masih terus melakukan pemantauan di lokasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menentukan langkah lanjutan yang paling aman dan efektif. Warga diimbau tetap tenang, tidak mendekati hewan tersebut, serta segera melapor kepada petugas apabila kembali melihat keberadaan anak beruk di sekitar permukiman. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *