DPRD Kalteng

DPRD Kalteng: Karakter dan Integritas Pemuda Jadi Modal Hadapi Tantangan Zaman

×

DPRD Kalteng: Karakter dan Integritas Pemuda Jadi Modal Hadapi Tantangan Zaman

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kalteng Faridawaty Darland Atjeh

Palangka Raya, Nusaborneo.com – Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Faridawaty Darland Atjeh menilai penguatan karakter dan integritas generasi muda menjadi salah satu kunci penting dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas di masa mendatang.

Menurut Faridawaty, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik semata, tetapi juga ditopang oleh kualitas sumber daya manusia yang memiliki sikap jujur, bertanggung jawab, dan berkomitmen terhadap kemajuan bangsa.

“Generasi muda harus memiliki karakter yang kuat serta integritas yang tinggi agar mampu menghadapi berbagai tantangan yang terus berkembang,” kata Faridawaty, Minggu (7/6/2026).

Ia menyoroti pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan global yang terjadi saat ini. Kondisi tersebut, menurutnya, menuntut pemuda untuk tidak hanya cakap dalam bidang ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki ketahanan moral dan etika dalam mengambil keputusan.

Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kalteng I yang meliputi Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, dan Gunung Mas itu mengatakan pemuda memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan bangsa.

Karena itu, ia mendorong generasi muda untuk aktif berkontribusi melalui berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kewirausahaan, teknologi, ekonomi kreatif, olahraga, seni budaya hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Pemuda harus menjadi bagian dari solusi dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitarnya,” ujarnya.

Faridawaty juga menekankan pentingnya integritas sebagai pondasi dalam membangun kepercayaan dan kepemimpinan. Menurutnya, pemuda yang memiliki karakter kuat akan lebih siap menghadapi tekanan serta tantangan dalam kehidupan sosial maupun profesional.

Di sisi lain, ia mengingatkan agar kemajuan teknologi dimanfaatkan secara positif. Teknologi, kata dia, dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan diri, memperluas wawasan, membangun jaringan, serta membuka peluang yang berdampak bagi masyarakat.

“Pemuda merupakan aset bangsa yang sangat berharga. Dengan pendidikan yang baik, karakter yang kuat, dan ruang berkembang yang memadai, mereka akan menjadi motor penggerak perubahan sekaligus fondasi menuju Indonesia yang lebih maju,” pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *