DPRD Barut

Fraksi Aspirasi Rakyat Nilai Pidato Pengantar APBD 2026 Reflektif dan Berorientasi pada Kepentingan Publik

×

Fraksi Aspirasi Rakyat Nilai Pidato Pengantar APBD 2026 Reflektif dan Berorientasi pada Kepentingan Publik

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Wardathun Nur Jamilah. 

Muara Teweh, Nusaborneo.com – Fraksi Aspirasi Rakyat (F-AR) memberikan apresiasi tinggi terhadap penyampaian Pidato Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (RAPERDA) tentang APBD Kabupaten Barito Utara Tahun Anggaran 2026 yang disampaikan Bupati Barito Utara. Pandangan tersebut disampaikan oleh anggota F-AR, Wardathun Nur Jamilah, dalam agenda penyampaian pemandangan umum fraksi yang berlangsung Jumat pekan lalu di Gedung DPRD Barito Utara.

Wardathun menilai bahwa pidato pengantar tersebut tidak sekadar menyajikan struktur anggaran dan proyeksi keuangan daerah, tetapi mencerminkan arah kebijakan yang jelas serta kepemimpinan yang konsisten dalam mendorong pembangunan yang lebih berkualitas.

“Fraksi Aspirasi Rakyat menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bupati atas pemaparan RAPERDA APBD yang lugas dan komprehensif, serta menunjukkan visi pembangunan yang berkelanjutan bagi Barito Utara,” ungkapnya.

Menurutnya, isi pidato Bupati menggambarkan keseimbangan antara kebutuhan pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas layanan publik, dan kehati-hatian dalam menjaga kondisi fiskal daerah. Ia menyebut, pesan-pesan strategis yang disampaikan Bupati menjadi gambaran komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

“Penyampaian tersebut bukan hanya soal alokasi anggaran, tetapi juga mencerminkan karakter kepemimpinan yang humanis, responsif, dan mampu membaca situasi daerah secara objektif,” lanjut Wardathun.

Dalam pandangan Fraksi Aspirasi Rakyat, RAPERDA APBD 2026 juga memperlihatkan upaya pemerintah daerah dalam menindaklanjuti kebijakan fiskal nasional. Termasuk arahan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang mendorong optimalisasi belanja produktif, peningkatan kualitas perencanaan, serta efisiensi penggunaan Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH).

Wardathun menambahkan, pemerintah daerah dinilai telah berupaya maksimal dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) meski kondisi ekonomi belum sepenuhnya stabil. Upaya tersebut, katanya, harus terus diperkuat melalui kebijakan yang inovatif, adaptif, dan ramah terhadap kebutuhan masyarakat.

Fraksi Aspirasi Rakyat berharap pembahasan APBD 2026 dapat berlangsung secara objektif dan berorientasi pada hasil. Mereka menegaskan komitmen untuk ikut mengawal proses agar kebijakan anggaran yang dihasilkan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Barito Utara.

“Kami ingin proses ini berjalan konstruktif, transparan, dan menghasilkan keputusan yang paling tepat bagi kesejahteraan warga,” tutup Wardathun. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *