Palangka Raya, Nusaborneo.com – Hutan Kota Kalteng Berkah kini semakin ramai dikunjungi wisatawan baik dari dalam maupun luar provinsi. Destinasi wisata alam yang terletak di Jalan Tjilik Riwut Kilometer 30 Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya ini menjadi salah satu pilihan favorit warga untuk menikmati suasana hijau dengan menghirup udara segar diantara rindangnya pepohon, terutama pada akhir pekan dan musim liburan.
Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kalimantan Tengah, Agustan Saining, S.Hut., M.Si, menyatakan bahwa popularitas Hutan Kota Kalteng Berkah tidak lepas dari upaya Pemerintah Provinsi Kalteng, yakni Gubernur Sugianto Sabran. Selain untuk menjaga keasrian kawasan serta meningkatkan fasilitas bagi pengunjung, yang lebih utama bisa memberikan kontribusi terhadap masyarakat.
“Kami sangat bersyukur melihat antusiasme masyarakat yang terus meningkat. Ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ruang terbuka hijau semakin baik,” ujar Agustan Saining, Sabtu (05/10).
Menurutnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) melalui Dishut Kalteng juga berperan aktif dalam pengelolaan dan pemeliharaan, terlebih pada masyarakat sekitar yang ikut langsung menjaga Hutan Kota ini.
“Kami rutin melakukan perawatan, dan saat ini terus dillakukan pembangunan fasilitas pendukung seperti tempat titian jembatan sepanjang 1,5 kilometer, tempat duduk, hingga spot-spot foto yang Instagramable,” lanjutnya.
Agustan menambahkan bahwa edukasi lingkungan bagi pengunjung juga terus dilakukan, termasuk kampanye tidak membuang sampah sembarangan, agar Kawasan Wisata Oksigen di rawa gambut ini tetap terjaga dengan baik.
“Dimana Hutan Kota yang berada di kawasan Arboretum Nyaru Menteng dengan luas 30 Hektar ini juga sebagai salah satu wilayah miniaturnya hutan rawa gambut Kalimantan Tengah,” ucapnya.
Selain menawarkan keindahan alam, Hutan Kota Kalteng Berkah juga menjadi tempat berbagai kegiatan masyarakat, dan bisa langsung menyaksikan flora dan fauna hingga tempat rehabilitasi orangutan yang dilihat dari kejauhan. Pemerintah daerah berharap tempat ini terus menjadi destinasi yang ramah lingkungan dan mendukung pengembangan ekowisata di Kalimantan Tengah.
Agustan Saining mengimbau, agar para pengunjung menjaga kelestarian lingkungan hutan kota tersebut. “Kami berharap seluruh masyarakat yang datang dapat ikut serta menjaga kebersihan dan keasrian hutan kota ini, sehingga bisa dinikmati oleh generasi mendatang,” pungkasnya.
“Kedepanya, Dishut Kalteng akan berkolaborasi dengan BKSDA dan Yayasan BOSF, agar wisata susur sungai melalui hutan kota bisa terlaksana. sehingga pengunjung bisa melihat aktifitas orangutan di Pulau Kaja, sebuah tempat atau Hutan Pra Pelepasliaran satwa langka orangutan,” tutup Kadishut Kalteng.(red)













