Muara Teweh, Nusaborneo.com – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Barito Utara, Hj. Henny Rosgiaty Rusli, mengusulkan agar titik pembangunan Jembatan Lahei ditempatkan pada posisi strategis di antara Kecamatan Lahei dan Kecamatan Lahei Barat.
Usulan tersebut disampaikannya saat mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 Kabupaten Barito Utara yang dilaksanakan di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, beberapa waktu lalu.
Menurut Henny, penentuan lokasi jembatan yang berada di titik tengah kedua kecamatan dinilai dapat memberikan manfaat yang lebih merata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas antarwilayah.
Ia menjelaskan, keberadaan jembatan yang berada pada posisi yang tepat akan memudahkan mobilitas masyarakat, sekaligus mempercepat distribusi barang dan jasa di kawasan tersebut.
“Jika titik pembangunan berada di tengah antara Lahei dan Lahei Barat, maka masyarakat dari kedua wilayah akan sama-sama merasakan kemudahan akses dan aktivitas ekonomi juga bisa lebih berkembang,” ujarnya.
Selain itu, ia menilai pembangunan infrastruktur yang direncanakan dengan matang akan berperan besar dalam mendorong pemerataan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah.
Melalui forum Musrenbang RKPD tersebut, Henny berharap berbagai masukan dan aspirasi yang disampaikan oleh DPRD dapat menjadi pertimbangan pemerintah daerah dalam menetapkan prioritas pembangunan ke depan.
Ia juga berharap proyek pembangunan Jembatan Lahei nantinya benar-benar mampu menjadi solusi untuk memperkuat konektivitas wilayah serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Barito Utara. (red/at)













