News

Menu MBG Saat Ramadan Dipertanyakan, Wali Murid Soroti Kualitas dan Transparansi Anggaran

×

Menu MBG Saat Ramadan Dipertanyakan, Wali Murid Soroti Kualitas dan Transparansi Anggaran

Sebarkan artikel ini
Menu MBG di Kabupaten Pulang Pisau diduga tak sesuai anggaran. (ist)

Pulang Pisau, Nusaborneo.com – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadan di Kabupaten Pulang Pisau mendapat sorotan dari sejumlah wali murid. Mereka menilai paket makanan yang dibagikan kepada siswa belum mencerminkan standar gizi yang layak, serta dianggap tidak sepadan dengan anggaran yang disebut-sebut telah dialokasikan pemerintah.

Keluhan ini mencuat setelah para siswa membawa pulang paket makanan yang terdiri dari roti kecil, satu buah pisang, dan satu butir telur. Beberapa orang tua mempertanyakan apakah komposisi tersebut sudah memenuhi kebutuhan nutrisi anak, khususnya di bulan puasa ketika pola konsumsi berubah.

Salah seorang wali murid, Tina, mengungkapkan rasa kecewanya terhadap menu yang diterima anaknya. Ia menilai kualitas dan jumlah makanan tersebut tidak sesuai dengan ekspektasi program yang bertujuan meningkatkan asupan gizi siswa.

“Kalau hanya seperti itu, rasanya kurang tepat disebut makanan bergizi. Bahkan menurut saya, makanan dari rumah bisa lebih baik. Isinya hanya roti kecil, satu pisang dan satu telur. Kalau dihitung-hitung, nilainya tidak seberapa dibanding anggaran yang katanya sudah ditentukan,” ujarnya, Selasa (3/3).

Menurut para orang tua, apabila memang tersedia anggaran khusus untuk program ini, seharusnya penyusunan menu dilakukan dengan mempertimbangkan keseimbangan gizi, seperti kandungan karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral yang cukup untuk menunjang aktivitas anak.

Selain soal kualitas menu, muncul pula desakan agar pemerintah daerah meningkatkan pengawasan dan transparansi dalam pelaksanaan program di lapangan. Warga berharap adanya evaluasi menyeluruh agar tujuan utama MBG benar-benar tercapai dan manfaatnya dirasakan secara optimal oleh para siswa.

Sampai berita ini dipublikasikan, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait mengenai standar gizi yang digunakan dalam penyusunan menu MBG selama Ramadan maupun rincian anggaran per porsi yang dialokasikan. (Tn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *