Pulang Pisau, Nusaborneo.com – Suasana penuh sukacita dan kekhidmatan mewarnai perayaan Natal Jemaat Gereja Pantekosta Tabernakel (GPT) Kristus Penebus di Kabupaten Pulang Pisau, Senin (15/12/2025) sore. Ibadah Natal yang digelar secara sederhana tersebut berlangsung hangat dan sarat makna kebersamaan.
Perayaan Natal umum itu dihadiri seluruh jemaat yang memadati gereja. Ibadah semakin semarak dengan penampilan pujian dari anak-anak Sekolah Minggu, pemuda-remaja, hingga jemaat dewasa yang menghadirkan nuansa teduh dan penuh penghayatan.
Tema Natal yang diangkat selaras dengan tema Natal Nasional, yakni “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21–24). Tema tersebut menjadi dasar refleksi iman bagi seluruh jemaat dalam memperkuat peran keluarga sebagai pusat kasih dan perdamaian.
Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Lukas Widiyanto, M.Th dari Surabaya. Dalam khotbahnya, ia menekankan pentingnya menghadirkan Yesus Kristus di tengah kehidupan keluarga sebagai sumber keselamatan, persatuan, dan kedamaian.
Menurutnya, keharmonisan keluarga tidak sekadar diukur dari kebersamaan secara fisik, tetapi dari sikap saling menjaga, mendukung, serta meneladani kasih Kristus dalam kehidupan sehari-hari.
“Allah hadir dalam keluarga untuk merawat keharmonisan. Natal menjadi momentum bagi setiap keluarga untuk memulihkan relasi, membangun komunikasi, dan mengokohkan kesatuan rumah tangga dengan meneladani kasih Kristus,” ujar Pdt. Lukas.
Sementara itu, Ketua Panitia Natal, Pdm. Robet Wijaya, S.Th, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya ibadah Natal umum tersebut. Ia mengatakan bahwa perayaan Natal tahun ini dapat berlangsung dengan penuh sukacita berkat kemurahan Tuhan.
“Kami bersyukur seluruh jemaat dapat berkumpul dan merayakan Natal bersama. Kiranya damai Natal senantiasa menyertai kita semua, baik dalam menyambut Hari Natal 25 Desember maupun memasuki Tahun Baru 1 Januari 2026,” ungkapnya.
Perayaan Natal GPT Kristus Penebus diharapkan menjadi pengingat bagi jemaat untuk terus menumbuhkan nilai-nilai kasih, damai, dan persatuan, khususnya di dalam keluarga dan lingkungan sekitar. (Tn)













