Kuala Kapuas, Nusaborneo.com – Upaya mewujudkan kebijakan pembangunan yang berpihak pada seluruh kelompok masyarakat kembali dikuatkan Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui dorongan penyediaan data terpilah gender dan anak. Data ini dinilai menjadi fondasi penting dalam merumuskan program yang lebih presisi, adil, dan responsif terhadap kebutuhan nyata di lapangan.
Sekretaris Daerah Kapuas, Usis I. Sangkai, saat membuka Rapat Koordinasi Data Terpilah Gender dan Anak, menegaskan bahwa kualitas data akan menentukan arah pembangunan daerah. Menurutnya, tanpa data yang akurat dan terpilah, pemerintah akan kesulitan merumuskan kebijakan yang benar-benar mampu menjawab persoalan ketimpangan.
“Data bukan hanya angka, tetapi gambaran kondisi masyarakat yang harus kita respons dengan kebijakan yang tepat. Data terpilah gender sangat dibutuhkan agar pembangunan kita tidak meninggalkan satu pun kelompok,” ujar Sekda.
Sementara itu, Kepala DP3PPKB Kapuas, dr. Tri Setyautami, menjelaskan bahwa penyediaan data terpilah telah menjadi amanat regulasi dan menjadi salah satu indikator penting dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif. Ia menekankan bahwa perangkat daerah harus memiliki kesadaran kolektif terhadap pentingnya data yang akurat, mutakhir, serta dapat dimanfaatkan lintas sektor.
“Penyediaan data terpilah gender dan anak merupakan bagian integral dari kebijakan pembangunan berkeadilan. Dengan data yang benar, kita dapat mendeteksi kesenjangan, mengidentifikasi kebutuhan spesifik, serta memastikan perempuan dan anak mendapatkan kesempatan yang sama dalam pembangunan,” jelas dr. Tri.
Ia menambahkan bahwa penguatan sistem data ini tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi antarperangkat daerah menjadi faktor penentu keberhasilannya.
“Integrasi sistem informasi, peningkatan kapasitas SDM, dan sinkronisasi antarinstansi harus berjalan searah. DP3PPKB siap mendampingi perangkat daerah untuk memastikan kualitas data semakin baik dari tahun ke tahun,” katanya.
Rapat koordinasi yang digelar pada akhir November lalu itu berlangsung dengan melibatkan berbagai perangkat daerah. Kegiatan tersebut membahas penguatan mekanisme pengumpulan data, standardisasi indikator, serta pemanfaatan data terpilah dalam penyusunan program daerah.
Pemerintah Kabupaten Kapuas berharap, dengan semakin kuatnya pemahaman dan komitmen perangkat daerah terhadap pentingnya data terpilah gender dan anak, pembangunan daerah dapat berjalan lebih tepat sasaran, inklusif, dan responsif terhadap tantangan sosial di masyarakat. (red)













