Palangka Raya, Nusaborneo.com – Menjelang peringatan Paskah, rasa khawatir sempat menyelimuti sejumlah keluarga yang hendak berziarah di kawasan pemakaman Kristen di Jalan Tjilik Riwut Km 3, Jalan Matal, Kota Palangka Raya. Seekor koloni tawon vespa dengan sarang berdiameter sekitar 80 sentimeter ditemukan menggantung di bawah atap bangunan di area kuburan, memicu ketakutan warga yang ingin membersihkan makam keluarga mereka, Jumat (3/4/2026) malam.
Kondisi tersebut membuat aktivitas ziarah tertunda. Warga mengaku tidak berani mendekat lantaran tawon tampak agresif dan kerap beterbangan di sekitar lokasi. Meski belum ada laporan korban sengatan, potensi bahaya dinilai cukup tinggi, terlebih menjelang momen Paskah yang akan dihadiri banyak peziarah.
Menanggapi laporan itu, Regu 3 Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Palangka Raya segera bergerak ke lokasi. Kepala Seksi Operasi Damkarmat, Sucipto, mengatakan pihaknya menerima permintaan bantuan karena warga membutuhkan rasa aman sebelum pelaksanaan ibadah dan ziarah.
“Warga merasa tidak nyaman dan khawatir saat ingin membersihkan kuburan. Apalagi besok akan ada kegiatan Paskah, sehingga kami diminta membantu mengevakuasi sarang tawon tersebut,” ujar Sucipto.
Dengan peralatan pelindung lengkap dan teknik khusus, petugas melakukan evakuasi pada malam hari guna meminimalkan risiko serangan. Proses penanganan berlangsung sekitar dua jam dan berjalan lancar tanpa insiden.
Upaya tersebut disaksikan langsung oleh sejumlah keluarga yang merasa lega setelah sarang tawon berhasil diamankan. Kini, area pemakaman dinyatakan aman untuk digunakan dalam rangkaian ibadah Paskah.
Aksi cepat Damkarmat ini menjadi bukti kehadiran negara dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat, bahkan dalam situasi yang tampak sederhana namun berpotensi membahayakan. Warga pun diimbau untuk segera melaporkan jika menemukan kondisi serupa, agar dapat ditangani secara profesional. (red)













