NewsPemko Palangka Raya

Mesin Cuci Lupa Dicabut Picu Kebakaran di Kos, Kamar Dipenuhi Asap

×

Mesin Cuci Lupa Dicabut Picu Kebakaran di Kos, Kamar Dipenuhi Asap

Sebarkan artikel ini
Kasi Operasi Dinas Disdamkarmat Kota Palangka Raya, Sucipto saat menunjukan mesin cuci yang terbakar.

Palangka Raya, Nusaborneo.com – Peristiwa kebakaran nyaris melanda sebuah rumah kos di Jalan Pinus Permai II, Kelurahan Panarung, Kota Palangka Raya, Kamis (19/3/2026) sore. Insiden tersebut sempat membuat panik warga sekitar akibat bau kabel terbakar yang menyengat dari salah satu kamar kos.

Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palangka Raya yang menerima laporan segera bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Anggota Damkar, Sucipto, mengungkapkan bahwa sumber kebakaran berasal dari mesin cuci yang masih terhubung dengan aliran listrik, sementara penghuni kamar diketahui sedang tidak berada di tempat.

“Dari hasil pengecekan, api berasal dari mesin cuci yang kabelnya tetap terpasang. Penghuninya sedang pergi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, percikan api awalnya muncul dari kabel, kemudian membesar dan merembet ke sejumlah barang di dalam kamar, termasuk kulkas dan perabot rumah tangga berbahan plastik yang akhirnya meleleh. Kondisi ruangan pun dipenuhi asap tebal.

Beruntung, petugas berhasil mengendalikan api sebelum merambat ke kamar lain di bangunan kos tersebut.

“Api tidak sampai meluas ke bagian lain dan berhasil dipadamkan dengan cepat,” tambahnya.

Sementara itu, seorang warga sekitar, Liawati, mengatakan dirinya pertama kali menyadari kejadian tersebut saat mencium bau kabel terbakar ketika sedang bersantai. Ia kemudian meminta bantuan warga dan segera menghubungi petugas Damkar.

“Awalnya saya cium bau hangus, ternyata dari salah satu kamar. Penghuninya sudah dua hari tidak terlihat. Kami langsung panik dan hubungi Damkar,” tuturnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kejadian tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu memastikan peralatan listrik dalam kondisi aman sebelum meninggalkan tempat tinggal guna mencegah risiko kebakaran. (red/am)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *