Buntok, Nusaborneo.com – Dibukanya penerbangan perdana lanjutan Susi Air yang resmi dibuka pada Rabu, (23/04/2024) tentunya akan mendorong perekonomian berkelanjutan.
“Semoga dengan dibukanya penerbangan rute Banjarmasin – Buntok PP. Ini akan berdampak positif bagi perkembangan ekonomi di Kabupaten Barito Selatan,” tutur Ripaltha Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dalam sambutannya.
Sementara itu Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kewlas III Sanggu I Ketut Oka Mariana menyampaikan bahwa acara syukuran penerbangan perintis di Bandara Sanggu Buntok memang ditujukan untuk melayani Kabupaten Barito Selatan dan sekitarnya.
Kehadiran kami di Bandara diharapkan dapat membantu meningkatkan investasi yang masuk di Bandara Kab. Barsel pada khususnya dan wilayah sekitar pada umumnya, ungkapnya.
Perlu kami laporkan bahwa saat ini Bandara Sanggu masih dikategorikan sebagai Bandara Pengumpan, jadi bandara Sanggu mengumpan kepada Bandara Pengumpul Banjarmasin.
“Semoga ke depan bisa lebih berkembang lagi untuk melayani penerbangan ke Samarinda atau Balikpapan mengingat IKN kita sudah akan beroperasi,”tambahnya.
Dia mengatakan, bahwa untuk saat ini kapasitas ataupun fasilitas bandara masih belum berkembang dengan sesuai dengan master plan.
“karena saat ini panjang runway kita masih 750 meter dengan lebar 23 meter yang hanya bisa melayani penumpang dengan pesawat Cessna Grand Caravan 208 dengan kapasitas penumpang 12 orang,
“Kedepan kita harapkan bisa dikembangkan Panjang runway menjadi 1450 meter sesuai master plan dan bisa melayani pesawat ATR 42 dengan 72 penumpang, pungkas I Ketut Oka Mariana,”pungkasnya. (red/rs).













