Muara Teweh, Nusaborneo.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara mulai memantapkan arah pembangunan daerah melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2027 yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Gunung Purei, Kamis (05/02/2026).
Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, saat membuka kegiatan tersebut menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan forum strategis untuk menentukan masa depan pembangunan daerah. Ia menyebut, tema Musrenbang 2027 yakni “Penguatan Produktivitas Sektor Unggulan dan Pelayanan Publik sebagai Penggerak Transformasi Ekonomi Daerah” harus diterjemahkan dalam program yang konkret dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Perencanaan pembangunan ke depan harus lebih cepat, terukur, dan memberikan hasil nyata. Musrenbang ini menjadi fondasi penting untuk mewujudkan transformasi ekonomi Barito Utara,” ujar Felix dalam sambutannya.
Lebih lanjut disampaikan, Pemkab Barito Utara telah menetapkan 11 program unggulan serta 12 program prioritas infrastruktur yang akan menjadi acuan pembangunan lima tahun mendatang. Khusus tahun 2027, percepatan pembangunan infrastruktur menjadi fokus utama, terutama dalam memperkuat konektivitas dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Beberapa agenda strategis yang akan diakselerasi antara lain pembangunan tiga jembatan utama di ruas Sikan–Tumpung Laung, Lemo, dan Lahei, pembangunan serta pelebaran jalan strategis termasuk kawasan Simpang KM 34 Benangen, jalan dalam kota Muara Teweh, hingga akses menuju Bandara H.M. Sidik.
Selain itu, pemerintah juga merencanakan penataan kawasan perkotaan Muara Teweh Baru, Waterfront City, serta kawasan eks Bandara Beringin. Pembangunan sport center di ibu kota kecamatan, peningkatan akses jalan menuju jembatan, penyediaan SPAM IKK untuk air minum layak, rehabilitasi RSUD Muara Teweh, serta normalisasi Sungai Bengaris juga masuk dalam daftar prioritas.
“Saya berharap hasil Musrenbang ini benar-benar menghasilkan rencana kerja yang realistis, terukur, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Usai kegiatan Musrenbang, Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan menyempatkan diri meninjau langsung tugu perbatasan Kalimantan Tengah–Kalimantan Timur di Desa Tambaba Lampeong. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada sejumlah warga di sekitar wilayah perbatasan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah.
Musrenbang Kecamatan Gunung Purei ini turut dihadiri para kepala perangkat daerah, Camat Gunung Purei, unsur Forkopimcam, serta undangan terkait lainnya. (red/at)













