Barito Selatan, NusaBorneo.com – Keberhasilan program pembangunan sektor pertanian tidak terlepas dari peran aktif berbagai pihak, seperti tenaga penyuluh, bantuan pemerintah kepada petani, dan transformasi teknologi pertanian sebagai langkah meningkatkan produksi pangan nasional. Hal ini melatarbelakangi Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel) untuk meningkatkan mutu pertanian, mengingat beberapa komoditas pertanian yang terus ditingkatkan produksinya.
Penjabat Bupati Barsel, Deddy Winarwan, menyebutkan bahwa di beberapa desa terdapat produk pertanian unggulan, salah satunya Pertanian Padi bibit unggul di Desa Damparan. Namun, teknologi terdepan untuk meningkatkan produksi pertanian juga perlu dilakukan, termasuk teknologi irigasi dan lainnya guna menghadapi musim tertentu, seperti musim kemarau.
“Kita ingin sektor pertanian di Barsel maju, maka dari itu perlu sebuah inovasi besar guna mencapai itu semua. Kita tahu bersama Kabupaten ini juga punya komoditas unggulan di bidang pertanian, maka dari itu sangat perlu transformasi teknologi di bidang pertanian hingga sampai ke tenaga penyuluh,” terang Deddy Winarwan.
Selain itu, menurut Deddy Winarwan, juga diperlukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan handal, salah satunya adalah para penyuluh pertanian yang nantinya bisa memberikan kontribusinya melalui penyuluhan kepada petani di Kabupaten Barsel.
“Maka dari itu, saya juga berpesan kepada dinas terkait agar memperhatikan Petugas penyuluh agar diberikan pengetahuan dan tambahan ilmu yang nantinya juga mereka akan berikan kepada Petani di Barsel,” kata Deddy.
Deddy mengatakan bahwa ada tujuh komoditas pangan strategis nasional, yaitu padi, jagung, kedelai, tebu, daging sapi, aneka cabai, dan bawang merah. Selain itu, perlu juga untuk membentuk kelompok tani dan mengembangkan kelompok tani agar menjadi kekuatan ekonomi sosial bagi masyarakat sekitar.
“Semuanya itu nantinya akan bermuara kepada kuatnya kekuatan ekonomi sosial. Sejauh ini, ada sebagian komoditas yang tersedia masih bergantung dari luar Barsel atau luar Kalteng. Kendati demikian, paling tidak dengan meningkatnya Pertanian ini, Barsel bisa memenuhi kebutuhan pangannya sendiri, bahkan tidak menutup kemungkinan bisa dijual ke Provinsi lain,” ungkapnya.
Deddy berharap agar pertanian di Barsel bisa kuat, berdaya saing, dan ekonomi warga, khususnya di pedesaan, juga semakin meningkat dengan adanya transformasi teknologi di bidang pertanian.













