DPRD Barut

Anggota DPRD Bina Husada Usulkan Kawasan Bundaran Simpang Tiga Jingah di Percantik

×

Anggota DPRD Bina Husada Usulkan Kawasan Bundaran Simpang Tiga Jingah di Percantik

Sebarkan artikel ini
Foto: Anggota DPRD Barito Utara, Bina Husada.

Muara Teweh, Nusaborneo.com – Padatnya arus lalu lintas jalan lintas antar Provinsi dan Kabupaten yang berada di daerah Kelurahan Jingah tepatnya di jalan simpang tiga Jalan H Koyem saat ini mulai ramai dilalui warga.

Tentunya simpang tiga ini sangat rawan terjadi kecelakaan karena sempit dan ada tikungan tajam. Karena itu warga mengharapkan di simpang tiga ini agar bisa dilakukan pelebaran dan dibuatkan bundaran untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Pernyataan itu datang dari salah satu anggota dewan terpilih DPRD Barito Utara periode 2024-2029, Bina Husada dari partai PAN yang mengatakan bahwa jalan tersebut memang sudah seharusnya dilakukan pelebaran dan dipercantik serta dibuatkan bundaran besar kalau perlu.

Karena jalan itu, yang berada di simpang tiga jingah itu sekarang sudah mulai dipadati oleh para pengendara. Selain mengunakan jalan lama, warga juga mengunakan jalan baru H Koyem, baik keluar maupun yang masuk ke dalam kota Muara Teweh dan lintasan dari Provinsi tetangga maupun Kabupaten juga.

“Jalan di daerah tersebut perlu bundaran yang cantik dan ikonik juga, disamping untuk mengaturn lalu litas juga merupakan pintu masuk arah ke dalam kota Muara Teweh,” katanya pada Rabu, (4/09/2024).

Tambah politisi pendatang baru di dunia legislatif tersebut yang terpilih dari Daerah Pemilihan (Dapil IV) meliputi dua Kecamatan Teweh Baru dan Teweh Selatan saat ini menilai, daerah tersebut sudah cukup tinggi aktivitasnya. Disamping ada kampus Poltek, perumahan dan juga banyak para orang tua dan anak-anak berangkat dan pulangnya anak sekolah.

“Saya rasa bundaran itu prioritas untuk dibangun disamping mengantisipasi terjadinya laka lantas, juga sebagai salah satu keperluan mempercantik kawasan yang sangat sering dilewati baik untuk masuk dan keluar dari kota Muara Teweh dan sekitarnya,”tandasnya.(red/sh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *