Palangka Raya, Nusaborneo.com – Sepanjang tahun 2024, sektor pendidikan di Kota Palangka Raya menunjukkan kemajuan signifikan. Hal ini disampaikan Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, saat membuka Konferensi Kota XXIII Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Palangka Raya yang digelar di Aula Balai Guru dan Tenaga Kependidikan, Selasa (17/6/2025).
Fairid menyampaikan bahwa peningkatan mutu pendidikan terlihat dari capaian angka kelulusan siswa SD dan SMP yang mencapai rata-rata 100 persen pada 2024, naik dari tahun sebelumnya. “Ini menjadi indikator kuat bahwa sistem pendidikan kita semakin efektif dan merata,” ungkapnya.
Peningkatan kualitas juga tercermin dari data akreditasi sekolah. Sebanyak 82 persen sekolah di Palangka Raya kini berstatus akreditasi A dan B. Menurut Fairid, capaian ini adalah hasil nyata dari komitmen seluruh pihak dalam menjaga mutu lembaga pendidikan.
Dalam bidang pengembangan sumber daya manusia, lebih dari 200 guru telah mengikuti pelatihan digitalisasi pembelajaran melalui program “Sekolah Cerdas, Kota Cerdas.” Program ini disebut menjadi fondasi penting dalam mempersiapkan para pendidik menghadapi transformasi teknologi di dunia pendidikan.
Selain itu, dua program unggulan turut mendapat sorotan, yakni “Satu Sekolah Satu Inovasi” dan “Rumah Belajar Digital Palangka Raya.” Kedua program tersebut berhasil mendorong kreativitas guru serta meningkatkan kualitas pembelajaran, termasuk di daerah pinggiran seperti Kecamatan Rakumpit dan Sabangau.
“Keberhasilan ini adalah hasil kerja sama lintas sektor, semangat para guru, dan dukungan masyarakat. Kita akan terus dorong pendidikan yang berkualitas dan merata di seluruh penjuru kota,” pungkas Fairid. (Mda).













