Pemprov Kalteng

Kafilah Kalteng Siap Berlaga di STQH Nasional

×

Kafilah Kalteng Siap Berlaga di STQH Nasional

Sebarkan artikel ini
Ketua Kafilah Kalteng, Khairil Anwar, menyampaikan laporan.

Palangka Raya, Nusaborneo.com  – Sebanyak 58 orang kafilah Kalimantan Tengah (Kalteng) resmi diberangkatkan ke Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, untuk mengikuti Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Tingkat Nasional ke-28. Pelepasan secara simbolis dilakukan oleh Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (7/10/2025).

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh peserta, pelatih, serta pihak yang telah mempersiapkan diri untuk mengikuti STQH tahun 2025. Ia menekankan bahwa STQH bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana dakwah, mempererat ukhuwah, dan menumbuhkan semangat pengamalan nilai-nilai Islam.

“STQH bukan sekadar ajang menunjukkan kemampuan membaca, menghafal, dan memahami Al-Qur’an serta Hadits, tetapi juga menjadi sarana dakwah dan mempererat ukhuwah,” ujar Agustiar.

Ia menegaskan, keberangkatan kafilah Kalteng ke Kendari merupakan amanah besar yang membawa marwah umat dan masyarakat Kalteng. Gubernur berpesan agar para peserta menjadikan kompetisi ini sebagai ladang ibadah dan bertanding dengan semangat, sportivitas, serta percaya diri.

“Nilai sejati bukan hanya dari piala atau medali, tetapi dari pengamalan Al-Qur’an dan Hadits dalam sikap ikhlas dan penuh dedikasi,” tambahnya.

Ketua Kafilah Kalteng, Khairil Anwar, menyampaikan bahwa pembinaan peserta dilakukan secara intensif dalam dua tahap, yakni pada 7–16 September dan 3–6 Oktober 2025. Pembinaan melibatkan empat pelatih nasional dan lima pelatih dari LPPQ Provinsi Kalteng.

“Pembinaan ini adalah bentuk ikhtiar bersama untuk menyiapkan duta terbaik Kalteng di ajang STQH Nasional,” ungkap Khairil.

Ajang STQH Nasional ke-28 akan berlangsung di Kota Kendari pada 9–19 Oktober 2025. Kafilah Kalteng diharapkan mampu menorehkan prestasi membanggakan dan membawa semangat dakwah ke tingkat nasional. (Mda).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *