DPRD Barut

Program TMMD ke-126, Ketua Komisi II DPRD Barut: Terima Kasih kepada Jajaran Kodim 1013/Muara Teweh

×

Program TMMD ke-126, Ketua Komisi II DPRD Barut: Terima Kasih kepada Jajaran Kodim 1013/Muara Teweh

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Taufik Nugraha.

Muara Teweh, Nusaborneo.com – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Taufik Nugraha, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 yang digelar oleh Kodim 1013/Muara Teweh. Dalam program tersebut, Satgas TMMD melakukan pembukaan lahan pertanian baru di Desa Jamut, Kecamatan Teweh Timur, yang dinilai sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan daerah.

Menurut H. Taufik, kegiatan tersebut merupakan terobosan penting yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memberdayakan masyarakat desa melalui sektor pertanian.

“Kami di DPRD sangat mendukung inisiatif ini. Pembukaan lahan pertanian oleh Satgas TMMD menjadi solusi konkret dalam memperkuat ketahanan pangan lokal dan mengurangi ketergantungan terhadap pasokan bahan pangan dari luar daerah,” ucapnya.

Ia menambahkan, program TMMD membawa dampak strategis bagi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa. Menurutnya, keterlibatan langsung TNI dalam kegiatan pembangunan ini menjadi bukti nyata sinergi antara aparat pertahanan dan masyarakat sipil dalam membangun desa dari berbagai aspek kehidupan.

“Kegiatan seperti ini selaras dengan arah pembangunan daerah, khususnya di sektor pertanian yang memang menjadi fokus Komisi II DPRD. Kami berharap program seperti ini terus berlanjut agar manfaatnya dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” imbuhnya.

Lebih lanjut, H. Taufik Nugraha menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Kodim 1013/Muara Teweh, khususnya kepada Dandim sekaligus Dansatgas TMMD, Kolonel Inf Agussalim Tuo, atas dedikasi dan kepedulian yang besar terhadap masyarakat Desa Jamut.

Selain pembukaan lahan pertanian, program TMMD ke-126 juga mencakup pembangunan infrastruktur jalan, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), serta kegiatan penyuluhan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Dengan semangat gotong royong, kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan menjadi kekuatan utama dalam membangun desa yang maju, mandiri, dan tangguh, khususnya dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan nasional. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *