Pemprov Kalteng

Rakerda LPTQ Kalteng 2025 Resmi Dibuka, Wagub Tekankan Pembinaan Al-Qur’an Berkelanjutan

×

Rakerda LPTQ Kalteng 2025 Resmi Dibuka, Wagub Tekankan Pembinaan Al-Qur’an Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo foto bersama usai membuka Rakerda LPTQ 2025, Fokus Penguatan Pembinaan Al-Quran. (Ist) 

Palangka Raya, Nusaborneo.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) terus mendorong penguatan pembinaan Al-Qur’an di daerah. Hal tersebut ditandai dengan dibukanya Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025 oleh Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo, Kamis (18/12/2025), di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng.

Dalam sambutannya, Edy Pratowo yang juga menjabat sebagai Ketua Umum LPTQ Kalteng menegaskan bahwa Rakerda menjadi momentum penting untuk memperkuat peran LPTQ, khususnya dalam upaya pemberantasan buta aksara Al-Qur’an serta peningkatan mutu pembinaan peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH).

Menurutnya, penguatan lembaga LPTQ harus dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia agar pembinaan Al-Qur’an dapat berjalan secara terarah dan berkesinambungan. Pemerintah Provinsi Kalteng, kata Edy, berkomitmen mendukung program-program LPTQ yang disusun secara terencana, terukur, dan berkelanjutan.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Kementerian Agama, pemerintah daerah provinsi maupun kabupaten/kota, serta seluruh pemangku kepentingan terkait dalam membangun ekosistem pembinaan Al-Qur’an yang kuat di Kalimantan Tengah.

“Melalui Rakerda ini, saya berharap dapat dirumuskan program kerja dan rekomendasi yang aplikatif serta sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” ujar Edy Pratowo.

Lebih lanjut, Rakerda LPTQ 2025 dinilai strategis sebagai bagian dari persiapan menghadapi pelaksanaan MTQH Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026, dengan target penyelenggaraan yang lebih baik serta peningkatan prestasi daerah.

Kegiatan Rakerda tersebut dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Kalteng, jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, para Ketua LPTQ kabupaten dan kota se-Kalteng, perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam, pimpinan pondok pesantren, serta seluruh peserta Rakerda. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *