News

Tukang Bangunan Meninggal Dunia Diduga Tersengat Listrik Saat Lembur

×

Tukang Bangunan Meninggal Dunia Diduga Tersengat Listrik Saat Lembur

Sebarkan artikel ini
Korban AM tergeletak usai kesetrum mesin gerinda masih menempel di tangan korban. (ist)

Palangka Raya, Nusaborneo.com – Seorang pekerja bangunan dilaporkan meninggal dunia saat tengah mengerjakan proyek di sebuah rumah di kawasan Jalan Manyar 1, Kota Palangka Raya, Kamis (19/3/2026) malam.

Korban diketahui bernama Abdul Mulud (49), warga asal Banjarmasin. Saat ditemukan, korban dalam kondisi tergeletak di lantai dan masih memegang mesin gerinda yang digunakannya untuk bekerja.

Peristiwa tersebut awalnya tidak diketahui karena korban bekerja seorang diri di lokasi. Aktivitasnya baru disadari setelah suara mesin gerinda yang cukup keras masih terdengar hingga waktu salat tarawih tiba.

Kabag Ops Tim Emergency Respon Palangka Raya (ERP), Yustinus Exaudi, menjelaskan bahwa korban diketahui tetap melanjutkan pekerjaannya meski waktu ibadah telah tiba.

“Korban bekerja lembur seorang diri. Suara mesin gerinda masih terdengar, menandakan korban masih beraktivitas,” ujarnya.

Pemilik rumah yang hendak berangkat ke masjid sempat berniat mengingatkan korban untuk beristirahat dan menunaikan salat tarawih. Namun saat mendatangi lokasi kerja, korban sudah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Terkejut dengan kejadian tersebut, pemilik rumah segera mencabut aliran listrik dan meminta bantuan warga sekitar.

Tim Relawan ERP bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Palangka Raya yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Petugas juga mengumpulkan sejumlah barang bukti serta meminta keterangan dari saksi.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Dari hasil pemeriksaan, korban diduga meninggal akibat tersengat listrik saat bekerja. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” jelas Yustinus.

Setelah proses selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (Red/am)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *