DPRD Kalteng

Serap Aspirasi, Bambang Irawan Bincang Santai dengan Kelompok Wirausaha di Kuala Kapuas

×

Serap Aspirasi, Bambang Irawan Bincang Santai dengan Kelompok Wirausaha di Kuala Kapuas

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Bambang Irawan dari Fraksi PDI-P bersama kelompok wirausaha dan pelaku UMKM.

Kuala Kapuas, Nusaborneo.com – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Bambang Irawan dari Fraksi PDI-P menggelar kegiatan bincang santai bersama kelompok wirausaha dan pelaku UMKM di salah satu kafe di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Selat Hilir, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Jumat (10/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di wilayah Kuala Kapuas tersebut merupakan bagian dari agenda reses sekaligus sarana menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, khususnya para pelaku usaha kecil dan menengah.

Bambang Irawan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi forum formal reses, tetapi juga ajang mempererat silaturahmi dengan masyarakat, terutama kelompok wirausaha yang ada di daerah.

“Dengan secara langsung bertemu guna menyerap aspirasi dan mendengar apa yang diharapkan, khususnya oleh para pelaku usaha atau UMKM, setidaknya saya dapat mengerti dan mengetahui kendala serta masalah yang dihadapi para pelaku usaha di Kapuas dalam menciptakan peluang usaha,” kata Bambang.

Ia menegaskan, melalui dialog langsung dengan pelaku UMKM, dirinya dapat memperoleh gambaran nyata terkait berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, mulai dari permodalan, pemasaran, hingga pengembangan usaha.

Lebih lanjut, Bambang menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari komitmen politiknya yang telah disampaikan sejak masa kampanye, yakni untuk selalu memprioritaskan program yang berpihak kepada kepentingan masyarakat luas.

“Tujuan berbincang langsung dengan para pelaku usaha ini memang sesuai dengan program yang saya janjikan sejak kampanye, yaitu berkomitmen mengutamakan kegiatan yang mengarah pada kepentingan orang banyak dan ini akan terus saya laksanakan,” ujarnya.

Kegiatan reses ini diharapkan dapat menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah daerah melalui wakil rakyat dengan para pelaku UMKM, sehingga berbagai persoalan di sektor usaha kecil dapat ditindaklanjuti melalui kebijakan yang tepat sasaran. (Red/HP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *