Palangka Raya, Nusaborneo.com – Suasana hangat dan penuh harapan menyelimuti Aula Gedung D BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis (23/4/2026), saat Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah resmi menutup Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Golongan II Angkatan IV serta Golongan III Angkatan XII hingga XVII.
Di balik seremoni penutupan, tersimpan semangat baru dari ratusan calon aparatur sipil negara (ASN) yang telah menempuh proses pembelajaran, pembentukan karakter, hingga penguatan integritas sebagai pelayan masyarakat.
Penutupan kegiatan dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Sunarti, yang mewakili pemerintah daerah. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelatihan tersebut.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak yang telah mengirimkan peserta dan mendukung kelancaran kegiatan ini,” ujarnya.
Lebih dari sekadar pelatihan formal, Sunarti menegaskan bahwa Latsar CPNS merupakan titik awal perjalanan pengabdian. Di sinilah para peserta ditempa untuk menjadi ASN yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian terhadap masyarakat.
“Ini adalah gerbang awal pembentukan karakter. ASN dituntut menjadi pribadi yang profesional, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan birokrasi yang terus berkembang,” katanya.
Ia juga menyoroti perubahan zaman yang menuntut birokrasi bergerak lebih cepat dan adaptif. Pelayanan publik, menurutnya, harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat dan responsif.
Di tengah transformasi tersebut, Pemprov Kalteng terus mendorong reformasi birokrasi melalui digitalisasi layanan, penguatan akuntabilitas, serta pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat.
Sunarti pun menitipkan harapan besar kepada para alumni Latsar agar tidak berhenti pada capaian pelatihan, melainkan menjadi agen perubahan di lingkungan kerja masing-masing.
“Bawalah semangat inovasi itu ke tempat tugas. Perbaiki hal-hal yang belum optimal dan berani menciptakan terobosan baru,” pesannya.
Ia juga mengingatkan pentingnya membangun empat pilar utama dalam diri ASN, yakni sikap, pola pikir, karakter, dan keterampilan yang adaptif. Menurutnya, kombinasi keempat hal tersebut akan melahirkan generasi ASN yang unggul dan berdaya saing.
Menutup arahannya, Sunarti mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga komitmen dalam melayani masyarakat dengan sepenuh hati, serta tidak terjebak dalam zona nyaman.
“Jadilah ASN yang berani berpikir dan bertindak. Kita hadir untuk melayani, bukan dilayani,” tegasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah, Nunu Andriani, para widyaiswara, pejabat struktural dan fungsional, serta panitia pelaksana.
Adapun peserta Latsar CPNS kali ini berasal dari berbagai daerah, yakni 58 orang dari Kabupaten Lamandau, 59 orang dari Kabupaten Seruyan, dan 165 orang dari Kabupaten Pulang Pisau, yang kini kembali ke daerah masing-masing dengan membawa bekal ilmu, semangat, dan harapan untuk memberi perubahan nyata bagi masyarakat. (Red/am)













