Palangka Raya, Nusaborneo.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) resmi merilis logo dan tema peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2026.
Mengusung tema besar “Betang Huma Itah”, peringatan tahun ini menitikberatkan pada semangat persatuan dalam keberagaman yang berakar pada kearifan lokal. Tema tersebut diperkuat dengan subtema: “Bersatu dalam keberagaman dengan spirit kearifan lokal, dalam bingkai NKRI menuju Kalteng Berkah, Maju dan Sejahtera.”
Selain itu, pesan lokal yang diangkat, “Amun dia itah eweh hindai, amun dia wayah tuh pea hindai, ela laya menuju Indonesia Emas 2045,” menjadi pengingat pentingnya kebersamaan dan ketepatan waktu dalam membangun daerah demi menyongsong visi nasional.
Logo Hari Jadi ke-69 Kalteng tahun ini sarat makna filosofis yang mencerminkan identitas dan nilai-nilai budaya masyarakat Bumi Tambun Bungai. Dalam penjelasan resminya, setiap elemen visual pada logo tidak sekadar ornamen, melainkan simbol perjalanan, keseimbangan, dan komitmen menjaga warisan leluhur.
Angka “69” dalam logo melambangkan perjalanan waktu yang terus berputar, mencerminkan kesinambungan antara masa lalu, masa kini, dan masa depan. Filosofi ini menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan hubungan manusia dengan sesama, alam, dan Sang Pencipta.
Di bagian puncak logo, bendera Merah Putih menjadi simbol komitmen kuat masyarakat Kalimantan Tengah dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dengan makna keberanian dan ketulusan dalam pengabdian.
Sementara itu, ikon Huma Betang sebagai elemen utama merepresentasikan falsafah hidup masyarakat Dayak yang menjunjung tinggi kebersamaan, toleransi, dan gotong royong. Nilai ini dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun daerah yang inklusif.
Simbol lainnya seperti Menara Talawang menggambarkan perlindungan, kehormatan, dan arah pembangunan daerah, sedangkan Burung Tingang melambangkan kebijaksanaan, martabat, dan pandangan visioner masyarakat Kalimantan Tengah.
Tak kalah penting, lima warna adat yang ditampilkan dalam logo juga merepresentasikan karakter masyarakat, mulai dari keberanian, kesuburan, kemuliaan, keteguhan, hingga kesucian niat.
Pemprov Kalteng mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai peringatan Hari Jadi ke-69 ini tidak hanya sebagai seremoni, tetapi juga momentum memperkuat persatuan serta menjaga nilai budaya di tengah arus modernisasi.
Logo resmi Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah dapat diunduh melalui tautan yang telah disediakan oleh Diskominfosantik Provinsi Kalimantan Tengah. (red*)
(https://biropem.kalteng.go.id/logo-dan-tema-hari-jadi-ke-69-provinsi-kalimantan-tengah-tahun-2026/)













