Gudang milik seorang warga berinisial N itu diduga menyimpan Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam jumlah cukup banyak. Dugaan tersebut mencuat setelah warga mencium aroma BBM yang kuat dari dalam gudang sebelum insiden kebakaran terjadi.
Salah seorang warga terdampak, Jonson, mengaku keluarganya kerap mencium bau menyengat dari gudang tersebut. Bahkan aroma BBM disebut sampai masuk ke dalam rumah mereka.
“Sudah lama bau BBM itu terasa sampai ke kamar tidur kami. Kadang pintu kamar tidak bisa dibuka karena baunya sangat menyengat,” ujarnya saat ditemui usai kebakaran.
Menurut Jonson, api kemudian merembet ke rumahnya saat proses pemadaman berlangsung. Kobaran api disebut berasal dari cairan BBM yang meluap setelah terkena semprotan air pemadam.
“Awalnya api bersama BBM mengalir ke teras rumah kami, lalu membakar kursi dan akhirnya merambat ke seluruh bagian rumah,” katanya.
Peristiwa itu membuat warga sekitar panik dan berupaya menyelamatkan barang-barang berharga sebelum api semakin membesar. Petugas pemadam kebakaran yang datang ke lokasi berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan lain.
Sementara itu, Kapolres Barito Selatan, Jecson R Hutapea, mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kebakaran tersebut, termasuk dugaan adanya penimbunan BBM di lokasi gudang.
“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran maupun total kerugian yang ditimbulkan. Dalam waktu dekat akan kami sampaikan melalui press release,” ujarnya singkat. (red*)













