News

Bush Valentino Soroti Fenomena “Bowtie”, Tekankan Peran Orang Tua Awasi Anak

×

Bush Valentino Soroti Fenomena “Bowtie”, Tekankan Peran Orang Tua Awasi Anak

Sebarkan artikel ini
Ketua MPC Pemuda Pancasila Palangka Raya, Bush Valentino.

Palangka Raya, Nusaborneo.com – Fenomena sejumlah pria yang tampil menyerupai perempuan dan ramai diperbincangkan di media sosial menuai perhatian dari berbagai kalangan di Kota Palangka Raya. Ketua MPC Pemuda Pancasila Palangka Raya, Bush Valentino, menyampaikan kritik keras terhadap kemunculan kelompok yang kerap disebut “bowtie” tersebut.

Perbincangan mencuat setelah beredar video dan foto yang memperlihatkan beberapa pria mengenakan pakaian serta berpenampilan layaknya perempuan di kawasan Jembatan Kahayan. Konten itu memicu beragam tanggapan masyarakat, terutama karena dinilai ditampilkan secara terbuka di ruang publik dan tersebar luas melalui media sosial.

Bush Valentino menilai fenomena tersebut perlu menjadi perhatian bersama karena dikhawatirkan dapat memberi pengaruh terhadap anak-anak dan remaja yang aktif mengakses media digital.

“Anak-anak sekarang sangat mudah melihat berbagai konten di media sosial. Karena itu orang tua harus lebih aktif mengawasi dan mendampingi pergaulan maupun aktivitas anak,” ujarnya, Kamis (14/5/2026) malam.

Ia menegaskan, pembinaan karakter generasi muda harus menjadi prioritas, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah. Menurutnya, anak-anak perlu diarahkan pada kegiatan yang lebih positif dan produktif.

“Lebih baik generasi muda diarahkan ke olahraga, seni, kegiatan kreatif, atau aktivitas yang bisa membangun rasa percaya diri dan kemampuan mereka,” katanya.

Bush juga menekankan bahwa pendekatan kepada anak tidak boleh dilakukan dengan cara kasar ataupun penuh kemarahan. Edukasi dan komunikasi yang baik dinilai lebih efektif dalam membentuk karakter dan pemahaman anak terkait etika pergaulan di masyarakat.

Menurutnya, keluarga memiliki peran utama dalam membangun fondasi moral dan kepribadian anak. Karena itu, sinergi antara orang tua dan lingkungan pendidikan sangat dibutuhkan agar anak tumbuh dengan pemahaman yang baik mengenai nilai-nilai sosial.

“Pembinaan karakter harus dimulai dari rumah dan diperkuat di sekolah. Komunikasi antara orang tua dan anak harus dijaga supaya mereka mendapatkan arahan yang benar,” tandasnya. (red/am)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *